Jelang Penutupan Diklat PPIH 2026, Gus Irfan Mandatkan Petugas Jaga Kebugaran hingga Berangkat
Kamis, 29 Januari 2026 - 17:54 WIB
Masa Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 segera berakhir. Foto/SindoNews
JAKARTA - Masa Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 segera berakhir. Setelah 20 hari digembleng, para petugas kini memasuki fase persiapan mandiri. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, meminta petugas tidak lengah meski sudah meninggalkan asrama haji.
Pria yang akrab disapa Gus Irfan ini menegaskan bahwa tugas persiapan belum selesai. Para peserta masih memiliki "pekerjaan rumah" (PR) besar di rumah masing-masing. Mereka wajib melanjutkan pelatihan secara mandiri. Hal ini mencakup pendalaman bahasa Arab secara daring dan menjaga kebugaran fisik setiap hari.
"PR ini akan dipantau terus. Kita ingin saat keberangkatan 2-3 bulan lagi, kondisi mereka benar-benar fit," ujar Gus Irfan.
Baca juga: Mitigasi Haji 2026, Alissa Wahid: Komunikasi Verbal Lebih Efektif Amankan Jemaah Lansia
Menurutnya, kesiapan fisik, pengetahuan, dan mental adalah kunci utama. Petugas harus siap secara total untuk menjadi pelayan tamu Allah di Tanah Suci.
Sejauh ini, progres para peserta diklat dinilai sangat memuaskan. Laporan awal menunjukkan tingkat keberhasilan mencapai 90%. Meski begitu, evaluasi menyeluruh secara tertulis akan segera dilakukan. Gus Irfan akan menerima laporan resmi tersebut usai penutupan diklat Jumat, 30 Januari, 2026.
Pria yang akrab disapa Gus Irfan ini menegaskan bahwa tugas persiapan belum selesai. Para peserta masih memiliki "pekerjaan rumah" (PR) besar di rumah masing-masing. Mereka wajib melanjutkan pelatihan secara mandiri. Hal ini mencakup pendalaman bahasa Arab secara daring dan menjaga kebugaran fisik setiap hari.
"PR ini akan dipantau terus. Kita ingin saat keberangkatan 2-3 bulan lagi, kondisi mereka benar-benar fit," ujar Gus Irfan.
Baca juga: Mitigasi Haji 2026, Alissa Wahid: Komunikasi Verbal Lebih Efektif Amankan Jemaah Lansia
Menurutnya, kesiapan fisik, pengetahuan, dan mental adalah kunci utama. Petugas harus siap secara total untuk menjadi pelayan tamu Allah di Tanah Suci.
Sejauh ini, progres para peserta diklat dinilai sangat memuaskan. Laporan awal menunjukkan tingkat keberhasilan mencapai 90%. Meski begitu, evaluasi menyeluruh secara tertulis akan segera dilakukan. Gus Irfan akan menerima laporan resmi tersebut usai penutupan diklat Jumat, 30 Januari, 2026.
Lihat Juga :