Hasan Nasbi Kena Reshuffle Kabinet: Sempat Ajukan Mundur tapi Batal, Kini Dicopot
Kamis, 18 September 2025 - 08:41 WIB
Hasan Nasbi diberhentikan dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO). Foto/Binti Mufarida
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Hasan Nasbi dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO). Posisinya kini digantikan oleh Angga Raka Prabowo, yang ditunjuk sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP), lembaga baru hasil transformasi dari PCO.
Keputusan Presiden Prabowo seperti mengakhiri babak panjang tarik ulur nasib Hasan Nasbi dari kursi Kepala PCO. Pasalnya, Hasan pernah mengajukan mundur, batal mundur, hingga akhirnya tetap dicopot oleh Presiden Prabowo.
21 April 2025, Hasan tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya. Dia mengaku sudah menandatangani dan mengirimkan surat mundur kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Dia menyebut keputusannya mundur bukan langkah emosional, melainkan hasil perenungan panjang. “Kesimpulan saya sudah sangat matang bahwa sudah saatnya menepi keluar lapangan dan duduk di kursi penonton, memberikan kesempatan kepada figur yang lebih baik untuk menggantikan posisi bermain di lapangan,” kata Hasan.
“Jadi ini bukan keputusan yang tiba-tiba dan bukan keputusan yang emosional. Ini rasanya adalah jalan terbaik yang dipikirkan dalam suasana yang amat tenang, dan demi kebaikan komunikasi pemerintah yang akan datang,” tambahnya.
Keputusan Presiden Prabowo seperti mengakhiri babak panjang tarik ulur nasib Hasan Nasbi dari kursi Kepala PCO. Pasalnya, Hasan pernah mengajukan mundur, batal mundur, hingga akhirnya tetap dicopot oleh Presiden Prabowo.
Mundur di April
21 April 2025, Hasan tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya. Dia mengaku sudah menandatangani dan mengirimkan surat mundur kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.Dia menyebut keputusannya mundur bukan langkah emosional, melainkan hasil perenungan panjang. “Kesimpulan saya sudah sangat matang bahwa sudah saatnya menepi keluar lapangan dan duduk di kursi penonton, memberikan kesempatan kepada figur yang lebih baik untuk menggantikan posisi bermain di lapangan,” kata Hasan.
“Jadi ini bukan keputusan yang tiba-tiba dan bukan keputusan yang emosional. Ini rasanya adalah jalan terbaik yang dipikirkan dalam suasana yang amat tenang, dan demi kebaikan komunikasi pemerintah yang akan datang,” tambahnya.
Lihat Juga :