Kawendra Gerindra Minta Maaf dan Setuju Tunjangan Rumah DPR Dihentikan
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 22:39 WIB
Anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian menyampaikan permintaan maaf dan setuju tunjangan rumah DPR dihentikan. Foto/SindoNews
JAKARTA - Gelombang aksi unjuk rasa yang kembali terjadi di sejumlah daerah Indonesia dalam beberapa hari terakhir membawa duka mendalam. Insiden di Makassar menelan korban jiwa, termasuk seorang staf DPRD bernama Abay yang terjebak saat Gedung DPRD dibakar massa.
Menanggapi hal itu, anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian menyampaikan rasa belasungkawa dan turut menyerukan agar penyampaian aspirasi tidak berujung pada kerusuhan yang merugikan masyarakat.
“Kehidupan adalah hak asasi tertinggi, kehilangan nyawa tak pernah layak dijadikan harga atas alasan apa pun. Saya secara pribadi maupun sebagai kader Pak Prabowo memohon maaf sebesar-besarnya atas segala ketidaksempurnaan kami di DPR,” kata Kawendra, Sabtu (30/8/2025).
Baca juga: Tembakan Gas Air Mata, Polisi Pukul Mundur Massa dari Depan Gerbang Utama Gedung Parlemen
Menanggapi hal itu, anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian menyampaikan rasa belasungkawa dan turut menyerukan agar penyampaian aspirasi tidak berujung pada kerusuhan yang merugikan masyarakat.
“Kehidupan adalah hak asasi tertinggi, kehilangan nyawa tak pernah layak dijadikan harga atas alasan apa pun. Saya secara pribadi maupun sebagai kader Pak Prabowo memohon maaf sebesar-besarnya atas segala ketidaksempurnaan kami di DPR,” kata Kawendra, Sabtu (30/8/2025).
Baca juga: Tembakan Gas Air Mata, Polisi Pukul Mundur Massa dari Depan Gerbang Utama Gedung Parlemen
Lihat Juga :