Anies Baswedan Ingin Selamatkan Warganya, Jangan Diadu dengan Jokowi
Jum'at, 11 September 2020 - 14:09 WIB
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Polemik tentang pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta direspons beragam oleh berbagai kalangan.
Berbagai pendapat diungkapkan berbagai pihak menyikapi kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan dalam menyikapi kondisi penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.
Salah satunya disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Pouyono yang meminta Presiden Joko Widodo menonaktifkan Anies karena mengumumkan PSBB tanpa sepengetahuan Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden. Hal itu dinilai Arief melanggar Undang-Undang tentang Kekarantinaan Kesehatan.
Pernyataan Arief Pouyono ditanggapi oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring. Melalui Twitternya, Tifatul meminta agar Anies Baswedan tidak diadu-adu dengan Presiden.
Berbagai pendapat diungkapkan berbagai pihak menyikapi kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan dalam menyikapi kondisi penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.
Salah satunya disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Pouyono yang meminta Presiden Joko Widodo menonaktifkan Anies karena mengumumkan PSBB tanpa sepengetahuan Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden. Hal itu dinilai Arief melanggar Undang-Undang tentang Kekarantinaan Kesehatan.
Pernyataan Arief Pouyono ditanggapi oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring. Melalui Twitternya, Tifatul meminta agar Anies Baswedan tidak diadu-adu dengan Presiden.
Lihat Juga :