Kapolri Terima Penghargaan dari Raja Malaysia, Alwi: Pengakuan Prestasi dan Dedikasi
Rabu, 30 Oktober 2024 - 15:24 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan menerima penghargaan Panglima Gagah Pasukan Polis dari Raja Malaysia. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan menerima penghargaan Panglima Gagah Pasukan Polis dari Raja Malaysia, Sultan Ibrahim. Penghargaan itu diberikan di Istana Negara Malaysia pada hari ini.
Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara lain atas prestasi dan dedikasi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Baik dalam menjaga keamanan nasional dan kawasan, maupun dalam hubungan kerja sama antarnegara sahabat khususnya dengan Polisi Diraja Malaysia.
Baca juga: 41 Perwira Polisi Berpangkat Kompol Dimutasi Kapolda Metro Jaya, Ini Nama-namanya
"Prestasi dan Dedikasi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah diakui dunia sehingga menjadikannya layak dan pantas diganjar penghargaan," kata R Haidar Alwi, Rabu (30/10/2024).
Haidar mengungkap kembali hasil riset International Police Science Association (IPSA) yang berbasis di Amerika Serikat berkolaborasi dengan Institute for Economic and Peace (IEP) yang terdaftar di Autralia.
Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara lain atas prestasi dan dedikasi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Baik dalam menjaga keamanan nasional dan kawasan, maupun dalam hubungan kerja sama antarnegara sahabat khususnya dengan Polisi Diraja Malaysia.
Baca juga: 41 Perwira Polisi Berpangkat Kompol Dimutasi Kapolda Metro Jaya, Ini Nama-namanya
"Prestasi dan Dedikasi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah diakui dunia sehingga menjadikannya layak dan pantas diganjar penghargaan," kata R Haidar Alwi, Rabu (30/10/2024).
Haidar mengungkap kembali hasil riset International Police Science Association (IPSA) yang berbasis di Amerika Serikat berkolaborasi dengan Institute for Economic and Peace (IEP) yang terdaftar di Autralia.
Lihat Juga :