Luhut Siap Jadi Penasihat Prabowo, Dasco: Saya Belum Dapat Informasi Kesediaan Beliau
Senin, 20 Mei 2024 - 15:12 WIB
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengaku belum mendapat informasi adanya tawaran maupun kesediaan Luhut Binsar Pandjaitan menjadi penasihat Presiden terpilih Prabowo Subianto. Foto/SINDOnews/Achmad Al Fiqri
JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengaku belum mendapat informasi adanya tawaran maupun kesediaan Luhut Binsar Pandjaitan menjadi penasihat Presiden terpilih Prabowo Subianto . Pernyataan itu sekaligus merespons Luhut yang menolak tawaran menteri dan siap bila mengisi posisi Penasihat Prabowo.
"Pertama apa yang disampaikan Pak Luhut, saya juga belum mendapatkan informasi langsung apakah memang ada penawaran atau kemudian ada kesediaan dari Pak Luhut untuk menjadi penasihat," ujar Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2024).
Baca juga: Defisit APBN 2025 Dirancang Lebih Lebar Agar Prabowo Bisa Leluasa
Wakil Ketua DPR RI itu mengaku pihaknya belum membahas struktur Penasihat Prabowo. Untuk itu, Dasco tak bisa merespons lebih dalam terkait pernyataan Luhut tersebut.
"Oleh karena itu, saya mungkin belum bisa jawab, mengenai apakah nanti masuk ke dalam Wantimpres atau badan lembaga lain yang ini juga belum kita bahas," tandasnya.
Sebelumnya, Luhut mengaku telah menolak permintaan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk mengisi bangku menteri di pemerintahan baru. Ia menyebut tawaran tersebut disampaikan Prabowo kepada dirinya. Sayangnya, ajakan untuk bergabung di Kabinet Prabowo-Gibran ditolak.
"Pertama apa yang disampaikan Pak Luhut, saya juga belum mendapatkan informasi langsung apakah memang ada penawaran atau kemudian ada kesediaan dari Pak Luhut untuk menjadi penasihat," ujar Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2024).
Baca juga: Defisit APBN 2025 Dirancang Lebih Lebar Agar Prabowo Bisa Leluasa
Wakil Ketua DPR RI itu mengaku pihaknya belum membahas struktur Penasihat Prabowo. Untuk itu, Dasco tak bisa merespons lebih dalam terkait pernyataan Luhut tersebut.
"Oleh karena itu, saya mungkin belum bisa jawab, mengenai apakah nanti masuk ke dalam Wantimpres atau badan lembaga lain yang ini juga belum kita bahas," tandasnya.
Sebelumnya, Luhut mengaku telah menolak permintaan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk mengisi bangku menteri di pemerintahan baru. Ia menyebut tawaran tersebut disampaikan Prabowo kepada dirinya. Sayangnya, ajakan untuk bergabung di Kabinet Prabowo-Gibran ditolak.
Lihat Juga :