Pemuda Perindo Sebut Pendidikan dan Kesehatan Jadi Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045
Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:17 WIB
Direktur Eksekutif Pemuda Perindo, Iqnal Shalat Sukma Wibowo mengatakan masih ada sejumlah tantangan untuk menuju Indonesia Emas 2045. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Direktur Eksekutif Pemuda Perindo , Iqnal Shalat Sukma Wibowo mengatakan masih ada sejumlah tantangan untuk menuju Indonesia Emas 2045 . Salah satunya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Untuk itu, ia menilai, masalah pendidikan harus diperbaiki untuk menuju Indonesia Emas 2045. Apalagi, Indonesia akan hadapi bonus demografi yang mana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dari nonproduktif.
Baca juga: Talkshow Fodim, Pemuda Perindo Sampaikan Kekhawatiran Pekerja Generasi Muda Indonesia
"Pertama, sebelum menuju Indonesia Emas itu ada namanya bonus demografi, di mana usia anak muda yang produktif lebih banyak daripada nonproduktif. Pertama, pendidikan harus diperbaiki, karena pendidikan ini anak muda bisa gunakan skillnya sebagai membuka lapangan pekerjaan," ujar Iqnal dalam diskusi Spirit of Indonesia 2024 yang digelar FODIM di Kemenpora, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2024).
Selain pendidikan, Iqnal melanjutkan masalah kesehatan juga harus diperbaiki. Menurutnya, kelompok masyarakat seperti ibu-ibu, bayi hingga anak muda perlu diberi asupan makanan bergizi. Dengan begitu, ia yakin bisa membuahkan generasi bangsa yang baik.
"Kedua masalah kesehatan, untuk ibu muda atau anak muda, makanannya harus diperhatikan dan bayi. Karena proses itulah yang membuat Indonesia semakin memiliki skill anak mudanya dengan pertumbuhan gizi yang baik," tuturnya.
Untuk itu, ia menilai, masalah pendidikan harus diperbaiki untuk menuju Indonesia Emas 2045. Apalagi, Indonesia akan hadapi bonus demografi yang mana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dari nonproduktif.
Baca juga: Talkshow Fodim, Pemuda Perindo Sampaikan Kekhawatiran Pekerja Generasi Muda Indonesia
"Pertama, sebelum menuju Indonesia Emas itu ada namanya bonus demografi, di mana usia anak muda yang produktif lebih banyak daripada nonproduktif. Pertama, pendidikan harus diperbaiki, karena pendidikan ini anak muda bisa gunakan skillnya sebagai membuka lapangan pekerjaan," ujar Iqnal dalam diskusi Spirit of Indonesia 2024 yang digelar FODIM di Kemenpora, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2024).
Selain pendidikan, Iqnal melanjutkan masalah kesehatan juga harus diperbaiki. Menurutnya, kelompok masyarakat seperti ibu-ibu, bayi hingga anak muda perlu diberi asupan makanan bergizi. Dengan begitu, ia yakin bisa membuahkan generasi bangsa yang baik.
"Kedua masalah kesehatan, untuk ibu muda atau anak muda, makanannya harus diperhatikan dan bayi. Karena proses itulah yang membuat Indonesia semakin memiliki skill anak mudanya dengan pertumbuhan gizi yang baik," tuturnya.
Lihat Juga :