Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak dan Berkampanye, Wapres Serahkan Publik Menilai
Kamis, 25 Januari 2024 - 17:55 WIB
Wapres Ma’ruf Amin menyerahkan kepada publik menilai sendiri soal pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut kepala negara boleh memihak dan berkampanye di Pemilu 2024. Foto/MPI
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyerahkan kepada publik menilai sendiri soal pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut kepala negara boleh memihak dan berkampanye di Pemilu 2024.
“Saya kira soal presiden, sudah jelas ya aturannya boleh, ada yang tidak setuju ada yang setuju. Silakan aja nanti urusannya itu publik saja (menilai),” ujar Maruf dalam keterangannya di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (25/1/2024).
Baca juga: Wapres Persilakan Temuan Beras Bulog Berstiker Prabowo-Gibran Dilaporkan ke Bawaslu
Namun, Wapres memastikan sejak awal dia memposisikan untuk netral dan tidak memihak pada Pilpres 2024 kali ini. “Tapi saya sudah sejak awal sudah memposisikan diri untuk netral, tidak memihak. Saya bilang saya netral,” ungkapnya.
“Saya kira soal presiden, sudah jelas ya aturannya boleh, ada yang tidak setuju ada yang setuju. Silakan aja nanti urusannya itu publik saja (menilai),” ujar Maruf dalam keterangannya di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (25/1/2024).
Baca juga: Wapres Persilakan Temuan Beras Bulog Berstiker Prabowo-Gibran Dilaporkan ke Bawaslu
Namun, Wapres memastikan sejak awal dia memposisikan untuk netral dan tidak memihak pada Pilpres 2024 kali ini. “Tapi saya sudah sejak awal sudah memposisikan diri untuk netral, tidak memihak. Saya bilang saya netral,” ungkapnya.
Lihat Juga :