HUT ke-23 Apkasi, Mendagri Soroti Kemampuan Daerah Menambah PAD

Jum'at, 23 Juni 2023 - 20:03 WIB
Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat memberi sambutan acara HUT ke-23 Apkasi bertajuk Kabupaten Melaju Indonesia Maju di Hotel Trio Azana Style, Kebumen, Jateng, Kamis (22/6/2023). Foto/Dok. SINDOnews
KEBUMEN - Esensi penerapan otonomi daerah adalah untuk membangun kemandirian fiskal. Karena itu, daerah didorong mampu memanfaatkan berbagai potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ).

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, kemandirian fiskal ini ditandai dengan jumlah PAD yang lebih besar dibanding dana transfer dari pemerintah pusat. Dengan besarnya jumlah PAD tersebut, maka pemda dapat lebih leluasa membuat berbagai program yang dibutuhkan masyarakat. Baca juga: Mendagri Tegaskan MPP Dapat Tekan Potensi Tindak Pidana Korupsi



Bagi daerah yang kapasitas fiskalnya lemah akan sangat bergantung dana transfer pemerintah pusat. "Tidak akan mungkin bisa berkembang, tidak akan mungkin bisa melompat, karena uangnya dipakai untuk hal yang sudah mendasar, terutama belanja pegawai," kata Mendagri saat memberi sambutan acara HUT ke-23 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bertajuk Kabupaten Melaju Indonesia Maju di Hotel Trio Azana Style, Kebumen, Jateng, Kamis (22/6/2023).

Mendagri mengungkapkan, kunci utama meningkatkan PAD adalah menghidupkan sektor swasta. Daerah yang tidak mampu menghidupkan sektor swasta, maka tidak bakal mendapatkan PAD besar.

Upaya menghidupkan sektor tersebut dapat dilakukan dengan memberikan insentif kemudahan berusaha kepada para investor. "Ini betul-betul, mohon betul disampaikan kepada seluruh jajaran," terangnya di hadapan para anggota Apkasi.

Bagi investor, baik dalam negeri maupun luar negeri yang dibutuhkan adalah kemudahan berusaha. Daerah yang masih mempersulit masuknya investor maka akan ditinggalkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!