Soal Munaslub, Agung Cs Minta Akbar Tak Tambah Beban Golkar
Selasa, 05 Mei 2015 - 18:38 WIB
Soal Munaslub, Agung Cs Minta Akbar Tak Tambah Beban Golkar
A
A
A
JAKARTA - Partai Golkar kubu Agung Laksono menilai Munas Luar Biasa (Munaslub) yang disarankan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung dapat membuat konflik internal semakin ricuh.
Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan mengimbau kepada Akbar Tanjung untuk bersabar. Karena menurutnya, Golkar kubu Agung sudah diputuskan Mahkamah Partai sebagai kepengurusan yang sah dan sudah diakui oleh Menkumham keputusannya.
Maka itu, dia menyarankan agar Golkar cukup melaksanakan Munas biasa bukan Munaslub yang selambat-lambatnya digelar pada Oktober 2016 mendatang.
"Sabarlah. Dan kami undang Bang Akbar dan ARB (Aburizal Bakrie) bila mau ikut bertarung silakan saja," ujar Leo di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (5/5/2015).
Namun, Leo menegaskan untuk saat ini yang dapat ikut Pilkada 2015 adalah Partai Golkar kubu Agung. Untuk itu, lanjutnya, Golkar kubu Ical harusnya dapat menerima keputusan Mahkamah Partai dan Menkumham.
"Kader parpol lain juga silakan ikut bertarung. Tapi yang melaksanakan sekarang adalah Partai Golkar yang sah di bawah pimpinan Agung Laksono dan Zainuddin Amali," jelasnya.
Leo pun kembali menegaskan agar Akbar Tanjung jangan menambah beban Golkar. Dia menambahkan, memaksakan Munaslub bisa membuat keadaan internal Golkar yang berkonflik akan semakin kisruh.
"Siapa pelaksananya? Akan jadi kisruh nanti. Sabarlah abang (Akbar). Berikan kesempatan bagi kami yang sedang menikmati konsolidasi ini dengan baik dan benar," tandasnya.
Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan mengimbau kepada Akbar Tanjung untuk bersabar. Karena menurutnya, Golkar kubu Agung sudah diputuskan Mahkamah Partai sebagai kepengurusan yang sah dan sudah diakui oleh Menkumham keputusannya.
Maka itu, dia menyarankan agar Golkar cukup melaksanakan Munas biasa bukan Munaslub yang selambat-lambatnya digelar pada Oktober 2016 mendatang.
"Sabarlah. Dan kami undang Bang Akbar dan ARB (Aburizal Bakrie) bila mau ikut bertarung silakan saja," ujar Leo di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (5/5/2015).
Namun, Leo menegaskan untuk saat ini yang dapat ikut Pilkada 2015 adalah Partai Golkar kubu Agung. Untuk itu, lanjutnya, Golkar kubu Ical harusnya dapat menerima keputusan Mahkamah Partai dan Menkumham.
"Kader parpol lain juga silakan ikut bertarung. Tapi yang melaksanakan sekarang adalah Partai Golkar yang sah di bawah pimpinan Agung Laksono dan Zainuddin Amali," jelasnya.
Leo pun kembali menegaskan agar Akbar Tanjung jangan menambah beban Golkar. Dia menambahkan, memaksakan Munaslub bisa membuat keadaan internal Golkar yang berkonflik akan semakin kisruh.
"Siapa pelaksananya? Akan jadi kisruh nanti. Sabarlah abang (Akbar). Berikan kesempatan bagi kami yang sedang menikmati konsolidasi ini dengan baik dan benar," tandasnya.
(kri)