Boehner Minta Hillary Perjuangkan UU Perdagangan

Selasa, 05 Mei 2015 - 08:35 WIB
Boehner Minta Hillary...
Boehner Minta Hillary Perjuangkan UU Perdagangan
A A A
WASHINGTON - Ketua DPR Amerika Serikat (AS) John Boehner menantang calon presiden Hillary Clinton untuk mendukung undang-undang (UU) perdagangan.

Sebelumnya DPR meminta Presiden Barack Obama untuk segera memberikan kewenangan menegosiasikan kesepakatan kepada 12 negara Trans Pacific Partnership (TPP). Isu mengenai perdagangan selalu mengambang karena mendapat dukungan dari Partai Republik, tetapi selalu ditentang Partai Demokrat. ”Dia (Hillary) tidak bisa hanya duduk di kursi penonton dan membiarkan presiden bingung menghadapi masalah ini,” ujar Boehner, dikutip Reuters.

Boehner menambahkan, Hillary yang sudah menyatakan akan bersaing menjadi kandidat presiden dapat mendukung untuk meloloskan UU tersebut. Gedung Putih mengatakan, perdagangan bebas dapat membuka peluang pasar baru untuk menggenjot ekspor AS dan membantu bisnis negara adikuasa itu untuk bersaing di luar negeri. Tapi, banyak politisi Demokrat dan pendukungnya, termasuk serikat buruh, berpendapat bahwa keberadaan UU tersebut hanya menguntungkan perusahaanperusahaan besar dan mengorbankan pekerja AS.

Hillary belum menyatakan posisi yang jelas di antara kedua pendapat tersebut. Baru-baru ini dia mengatakan bahwa setiap keputusan mengenai perdagangan harus bisa mendatangkan pekerjaan dan meningkatkan upah serta kesejahteraan AS. ”Kami (Partai Republik) punya mayoritas di Parlemen dan Senat, tapi kami tidak bisa meloloskan undangundang sendiri,” sebut Boehner. John Andrew Boehner menjabat sebagai ketua DPR AS ke- 61 dari Partai Republik mewakili Ohio.

Sebelumnya ia menjabat sebagai ketua Fraksi Partai Republik saat partainya menjadi mayoritas pada 2006- 2007, begitu pula ketika menjadi partai minoritas pada 2007- 2011. Boehner dan Republik telah lama mendukung ada perjanjian perdagangan bebas sebagai bagian dari agenda mereka.

Ananda nararya
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved