SBY Dinilai Mampu Bawa Demokrat Keluar dari Badai
Jum'at, 24 April 2015 - 17:42 WIB
SBY Dinilai Mampu Bawa Demokrat Keluar dari Badai
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie menyatakan, beberapa kader di daerah menginginkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Majelis Tinggi Partai Demokrat.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menilai, Demokrat adalah partai besar dan mempunyai potensi besar untuk Indonesia yang lebih baik.
Untuk memastikan peran Demokrat yang besar itu berfungsi dengan baik, maka menurutnya Demokrat harus dipimpin oleh seseorang yang dapat menyatukan seluruh kader di Indonesia.
Hinca menilai, hanya SBY yang saat ini mampu melakukan hal tersebut. Dengan begitu, SBY harus kembali menjadi Ketua Umum.
"Hanya SBY yang bisa memainkannya sebagai konduktor pemersatu energi dan kekuatan partai dari Sabang sampai Merauke. Ketua Umum menjadi sangat strategis memainkan peran itu," ujar Hinca saat dihubungi wartawan, Jakarta, Jumat (24/4/2015).
Menurutnya, SBY yang 10 tahun menjabat sebagai Presiden, cukup membuat SBY memiliki pengalaman yang matang di pemerintahan bahkan di level internasional.
Dengan kembali dipimpin SBY, Hinca yakin Demokrat dapat memainkan peran yang sangat besar dan strategis.
"Partai Demokrat dipimpin SBY sebagai Ketua Umum menjadi lebih elok, lebih cantik dan lebih efektif serta strategis," jelasnya.
Maka itu dia menilai untuk saat ini belum ada kader yang mampu menggantikan posisi SBY untuk memimpin partai berlambang segitiga tersebut.
"Belum ada kader yang bisa mengimbanginya untuk menakhodai Demokrat, mengantarkan kapal melintas laut penuh tantangan ombak sampai ke pelabuhan dengan gagah dan memenangkan kompetisi (Pemilu) 2019," tandas Hinca.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menilai, Demokrat adalah partai besar dan mempunyai potensi besar untuk Indonesia yang lebih baik.
Untuk memastikan peran Demokrat yang besar itu berfungsi dengan baik, maka menurutnya Demokrat harus dipimpin oleh seseorang yang dapat menyatukan seluruh kader di Indonesia.
Hinca menilai, hanya SBY yang saat ini mampu melakukan hal tersebut. Dengan begitu, SBY harus kembali menjadi Ketua Umum.
"Hanya SBY yang bisa memainkannya sebagai konduktor pemersatu energi dan kekuatan partai dari Sabang sampai Merauke. Ketua Umum menjadi sangat strategis memainkan peran itu," ujar Hinca saat dihubungi wartawan, Jakarta, Jumat (24/4/2015).
Menurutnya, SBY yang 10 tahun menjabat sebagai Presiden, cukup membuat SBY memiliki pengalaman yang matang di pemerintahan bahkan di level internasional.
Dengan kembali dipimpin SBY, Hinca yakin Demokrat dapat memainkan peran yang sangat besar dan strategis.
"Partai Demokrat dipimpin SBY sebagai Ketua Umum menjadi lebih elok, lebih cantik dan lebih efektif serta strategis," jelasnya.
Maka itu dia menilai untuk saat ini belum ada kader yang mampu menggantikan posisi SBY untuk memimpin partai berlambang segitiga tersebut.
"Belum ada kader yang bisa mengimbanginya untuk menakhodai Demokrat, mengantarkan kapal melintas laut penuh tantangan ombak sampai ke pelabuhan dengan gagah dan memenangkan kompetisi (Pemilu) 2019," tandas Hinca.
(maf)