Pengiriman Suvenir KAA Dikawal VVIP

Kamis, 23 April 2015 - 09:28 WIB
Pengiriman Suvenir KAA...
Pengiriman Suvenir KAA Dikawal VVIP
A A A
GARUT - Pengiriman ratusan keping batu akik liontin untuk cenderamata peserta Konferensi Asia-Afrika (KAA) 2015 mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Standar pengamanannya bahkan bersifat VVIP.

”Barang-barang tersebut sifatnya VVIP karena itu masuk kategori barang kenegaraan. Jangan sampai hilang satu pun,” kata Kasat Lantas Polres Garut AKP Firman Syafrul kemarin. Menurut Firman, delapan polisi dari Polres Garut, Jawa Barat, ditugaskan menjaga ratusan batu pancawarna ini selama dalam perjalanan. Pengawalan dipimpin langsung Kapolres Garut AKBP Arif Rachman.

”Bahkan Pak Dandim 0611 Garut Letkol Bungkus Hadisuseno juga ikut serta dalam pengawalan pengiriman batubatu akik tersebut,” ujarnya. Ratusan keping batu mulia itu akan dibagikan gratis sebagai kenang-kenangan bagi ibu negara peserta konferensi. Liontin tersebut berdiameter 3,5 cm dengan ketebalan 8 mm.

Masing-masing batu akik diikat oleh logam titanium berukir. Corak pancawarnanya bergambar mirip pemandangan di pantai, pegunungan dan awan, corak batang kayu, hingga lukisan abstrak. ”Liontin batu akik ini juga dilengkapi dengan sertifikat yang dikeluarkan langsung oleh ahli geologi dari Bandung, Ir Sujatmiko. Dalam sertifikat itu akan disebutkan mengenai asal usul batu liontin,” kata Ketua Paguyuban Lasminingrat Gemstone Yudi Nugraha.

Yudi menyebut proses pembuatan liontin batu akik pancawarna untuk suvenir KAA memakan waktu 10 hari yang dimulai dari proses bongkahan batu seberat 60 kg hingga selesai menjadi 120 keping. ”Tahapan pembuatannya dimulai dari pembelahan, pemotongan, pengepingan, pembentukan, dan gosok poles hingga mengkristal. Jadi, prosesnya kurang lebih 10 hari sejak masih berupa bongkahan batu hingga diikat dengan titanium,” ungkapnya.

Fani ferdiansyah
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved