DPR Yakin Badrodin Beri Perubahan Bagi Polri
Jum'at, 17 April 2015 - 17:04 WIB
DPR Yakin Badrodin Beri Perubahan Bagi Polri
A
A
A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yakin Jenderal Pol Badrodin Haiti mampu memberikan perubahan yang lebih baik bagi institusi Polri ke depan. Badrodin telah resmi menjabat sebagai Kapolri, setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, pagi tadi.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, pelantikan Badrodin adalah suatu langkah maju, setelah hampir empat bulan Indonesia tidak memiliki Kapolri. "Badrodin Haiti adalah sosok yang punya integritas dan kapablitas. Dan mudah-mudahan bisa membawa Polri yang lebih baik dan maju," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/4/2015).
Dia pun yakin meski hanya menjabat selama lima belas bulan, Badrodin akan mampu membawa suatu perubahan bagi Korps Bhayangkara. "Berapa‎ lama pun kalau kita mau lakukan perubahan pasti bisa," pungkas politikus Partai Gerindra ini. (Baca : Sutarman Dicopot, Jokowi Angkat Badrodin Jadi Plt Kapolri)
Sekadar diketahui, selama hampir empat bulan belakangan, institusi Korps Bhayangkara tak memiliki Kapolri. Sebab, pada Jumat 16 Januari 2015, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Jenderal Sutarman dari posisi Kapolri. Saat itu pula, Jokowi mengangkat Wakapolri Badrodin Haiti menjadi Plt Kapolri.
Untuk menggantikan Jenderal Sutarman, Jokowi sempat menunjuk Komjen Pol Budi Gunawan. DPR pun menyetujui penunjukan tersebut. (Baca : Jokowi Tunjuk Komjen Budi Gunawan Jadi Kapolri)
Namun sempat terjadi kekisruhan setelah penunjukan itu. Karena KPK langsung menjadikan Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan rekening mencurigakan. Aksi KPK ini membuat ketegangan hubungan dengan Polri.(ico)
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, pelantikan Badrodin adalah suatu langkah maju, setelah hampir empat bulan Indonesia tidak memiliki Kapolri. "Badrodin Haiti adalah sosok yang punya integritas dan kapablitas. Dan mudah-mudahan bisa membawa Polri yang lebih baik dan maju," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/4/2015).
Dia pun yakin meski hanya menjabat selama lima belas bulan, Badrodin akan mampu membawa suatu perubahan bagi Korps Bhayangkara. "Berapa‎ lama pun kalau kita mau lakukan perubahan pasti bisa," pungkas politikus Partai Gerindra ini. (Baca : Sutarman Dicopot, Jokowi Angkat Badrodin Jadi Plt Kapolri)
Sekadar diketahui, selama hampir empat bulan belakangan, institusi Korps Bhayangkara tak memiliki Kapolri. Sebab, pada Jumat 16 Januari 2015, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Jenderal Sutarman dari posisi Kapolri. Saat itu pula, Jokowi mengangkat Wakapolri Badrodin Haiti menjadi Plt Kapolri.
Untuk menggantikan Jenderal Sutarman, Jokowi sempat menunjuk Komjen Pol Budi Gunawan. DPR pun menyetujui penunjukan tersebut. (Baca : Jokowi Tunjuk Komjen Budi Gunawan Jadi Kapolri)
Namun sempat terjadi kekisruhan setelah penunjukan itu. Karena KPK langsung menjadikan Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan rekening mencurigakan. Aksi KPK ini membuat ketegangan hubungan dengan Polri.(ico)
(kur)