Besok, Komisi III DPR Bahas Status Budi Gunawan
Rabu, 15 April 2015 - 20:28 WIB
Besok, Komisi III DPR Bahas Status Budi Gunawan
A
A
A
JAKARTA - Rapat pleno Komisi III DPR malam ini membahas agenda uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri.
Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin mengatakan, dalam rapat juga beberapa anggota fraksi merasa keberatan dengan status Komjen Polisi Budi Gunawan masih menjadi Kapolri terpilih.
"Nanti kita dengar keterangan dan paparannya. Setelah itu ada dari fraksi-fraksi yang bertanya. Mudah-mudahan besok dijadwalkan juga kirim surat ke pimpinan DPR untuk adakan paripurna," ujar Aziz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Politikus Partai Golkar itu menyampaikan, surat presiden menyatakan menunda pelantikan Budi Gunawan bukan menggati, sehingga jika Badrodin terpilih, calon Kapolri menjadi dua.
Maka itu, pihaknya di Komisi III DPR akan membahas permasalahan tersebut usai melaksanakan fit and proper test Badrodin. "Jadi kami beri kesempatan pada anggota untuk rumuskan ke fraksi-fraksi," jelasnya.
Pihaknya berharap fit and proper test segera selesai agar Indonesia memiliki Kapolri yang definitif mengingat Jumat, 18 April 2015 ada acara kenegaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung.
"Saya harapkan besok selesai, jangan terlampau lama biarkan ini dalam posisi Indonesia tidak punya kepala polisi," tandasnya.
Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin mengatakan, dalam rapat juga beberapa anggota fraksi merasa keberatan dengan status Komjen Polisi Budi Gunawan masih menjadi Kapolri terpilih.
"Nanti kita dengar keterangan dan paparannya. Setelah itu ada dari fraksi-fraksi yang bertanya. Mudah-mudahan besok dijadwalkan juga kirim surat ke pimpinan DPR untuk adakan paripurna," ujar Aziz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Politikus Partai Golkar itu menyampaikan, surat presiden menyatakan menunda pelantikan Budi Gunawan bukan menggati, sehingga jika Badrodin terpilih, calon Kapolri menjadi dua.
Maka itu, pihaknya di Komisi III DPR akan membahas permasalahan tersebut usai melaksanakan fit and proper test Badrodin. "Jadi kami beri kesempatan pada anggota untuk rumuskan ke fraksi-fraksi," jelasnya.
Pihaknya berharap fit and proper test segera selesai agar Indonesia memiliki Kapolri yang definitif mengingat Jumat, 18 April 2015 ada acara kenegaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung.
"Saya harapkan besok selesai, jangan terlampau lama biarkan ini dalam posisi Indonesia tidak punya kepala polisi," tandasnya.
(kur)