Ambil Bola, Pegolf Australia Digigit Buaya

Rabu, 15 April 2015 - 08:43 WIB
Ambil Bola, Pegolf Australia...
Ambil Bola, Pegolf Australia Digigit Buaya
A A A
PEMAIN golf Australia, John Lahiff, digigit buaya ketika bermain di lapangan golf The Palmer Sea Reef, Port Douglas, Queensland, Australia, Senin (13/4).

Beruntung nyawanya masih terselamatkan. Namun, Lahiff menderita luka gigitan cukup serius di bagian kakinya. Peristiwa bermula ketika pria berusia 75 tahun ini hendak mencari bola yang terlempar ke air di lapangan golf. Tak disangka, ternyata di dalam genangan air tersebut ada seekor buaya. Merasa ketenangannya terganggu, sang buaya pun langsung menyerang Lahiff.

Dia segera dilarikan ke rumah sakit karena tulang kering kakinya terkoyak. Dia mengalami luka tusukan pada betisnya. Kendati begitu, dia mengaku tidak akan kapok untuk bermain golf. Kepada ABC, Lahiff mengaku ke depan tidak akan lagi memukul bola golf ke arah genangan air. Di sejumlah lapangan golf Australia, penampakan buaya bukan hal yang langka. Sejumlah pengelola lapangan golf pun menempatkan papan peringatan bagi para pegolf tentang ancaman bahaya buaya.

Pihak kepolisian setempat, Sersan James Coate, mengatakan bahwa buaya sepanjang 1,2 meter tersebut berada di perairan dekat lubang bola ke-11. Ketika tiba di Rumah Sakit Cairns, Lahiff mengatakan sebelumnya dia telah melihat buaya tersebut. Sayangnya dia tidak waspada. ”Saya tidak memperhatikan buaya itu sedang berjemur di pinggir air. Saya melangkah melaluinya dan ketika kembali, buaya itu menghadang dan langsung menyerang dan menyeret tubuh saya ke dalam air,” ungkap Lahiff, dilansir BBC, kemarin.

Beruntung dia berhasil melarikan diri dan kembali ke mobil golfnya untuk meminta pertolongan. Media Australia melaporkan, pengawas alam liar akan mencoba untuk memindahkan buaya ke lokasi khusus penangkaran buaya atau kebun binatang.

Sejak 1971, pemerintah Australia menetapkan buaya sebagai hewan yang dilindungi. Sejak saat itu, insiden penyerangan buaya meningkat. Buaya juga menjadi pemandangan biasa di wilayah tropis, terutama bagian utara Australia.

arvin
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Infografis
10 Pelatih Sepak Bola...
10 Pelatih Sepak Bola Terkaya di Dunia, Wayne Rooney Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved