Mahathir Mohamad Terancam Diperiksa Polisi

Rabu, 15 April 2015 - 08:42 WIB
Mahathir Mohamad Terancam...
Mahathir Mohamad Terancam Diperiksa Polisi
A A A
KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad mendapat peringatan keras dari pemerintah mengenai kritik pedasnya terhadap PM Najib Razak.

Dengan dakwaan mengeluarkan pernyataan kontroversial di dalam blog pribadinya, Chedet.cc, Mahathir bisa ditahan dan diperiksa polisi. Laporan kasus pengaduan Mahathir mengenai konten blognya itu sudah masuk dalam berkas polisi. Dalam laporan itu, Mahathir dituduh hendak menggulingkan Najib. Pada 2 April lalu, Mahathir menyinggung banyak persoalan yang masih menjadi teka-teki publik terkait Najib Razak.

Dalam blog nya, Mahathir menulis sekaligus mempertanyakan pemberian uang miliaran ringgit dari perusahaan 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) kepada beberapa pihak dengan sumber uang yang dianggap tidak jelas. Selainitu, siapa dalang dibalik pembunuhan model Mongolia Altantuya Shaaiibuu, juga belum terungkap, meskipun dua terdakwadari kepolisian sudah disidang.

Mahathir juga menyoroti pembelian pesawat mewah ACJ319 yang digunakan pemerintah, baik untuk mendukung tugas kenegaraan maupun untuk kepentingan lain. Padahal, keuangan Malaysia saat itu sedang tidak menentu. ”Apabila uang rakyat hilang dan ini tersembunyi dari rakyat, salahkah kalau saya bertanya?” ujar Mahathir di dalam blog nya, Senin(13/4). Saat ini Malaysia juga dinilai menjadi lebih sensitif.

Faktanya, hampir setiap kritikus yang berbicara vokal selalu diseret dan dibungkam dengan hukum tanpa pandang bulu. Mahathir juga bukan tidak mungkin akan mengalami hal sama, apalagi jika PM ke-4 Malaysia itu masih meneruskan kegiatan menulisnya di Chedet.cc. ”Tidak ada yang bisa melawan hukum di Malaysia, tidak juga dengan seorang mantan perdana menteri. Semuanya sama,” ujar Wakil Menteri Dalam Negeri Wan Junaidi Tuanku Jaafar, dikutip Channel News Asia .

”Namun, sebagai bentuk penghormatan, penyelidikan terhadap Mahathir akan dilakukan secara diam-diam,” tambahnya. Menteri Pertahanan Hishammuddin Hussein mengaku tidak mengerti dengan maksud dari kritikan Mahathir. ”Walaupun Najib menjawab beberapa isu, isu yang lain akan terus bermunculan. Kapan Mahathir akan berhenti menyerang? Apa tujuannya? Jika dia terus seperti itu, siapa yang akan menjalankan tugas negara?” gertak Hishammuddin. Sampai saat ini, harapan yang ditunggu Mahathir juga belum tercapai.

Najib sempat menjawab beberapa pertanyaan Mahathir. Mengenai 1MDB, pihaknya sudah menyerahkan semuanya kepada auditor publik untuk menyelidiki apakah ada penipuan atau uang negara yang dipakai untuk membiayai bisnis film putra angkatnya. Najib menegaskan bahwa tuduhan yang disampaikan Mahathir merupakan opini pribadi.

Karena itu, tanggapan yang dia berikan bukan bermaksud untuk menjawab kritik satu orang (Mahathir), melainkan sebagai jawaban kepada rakyat dan partai yang dipimpinnya.

Muh shamil
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved