Memberdayakan Penyandang Tunagrahita

Sabtu, 04 April 2015 - 10:14 WIB
Memberdayakan Penyandang...
Memberdayakan Penyandang Tunagrahita
A A A
Siapa bilang anak muda tidak mampu berperan banyak dalam memajukan kehidupan bangsa? 30 mahasiswa yang tergabung di Paguyuban KSE (Karya Salemba Empat) Universitas Gadjah Mada (UGM) membuktikan sebaliknya.

Berbekal ilmu pengetahuan dari latar belakang fakultas yang berbeda-beda, para mahasiswa dibantu PT Indofood memberi berbagai program pemberdayaan yang meliputi peternakan dan pertanian. Antara lain peternakan ayam, lele, penanaman jahe merah dan pisang, serta biogas.

Melalui program tersebut, tenaga pengajar dan siswa Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus (SABK) Darma Putra, Yogyakarta, diajarkan mengenai cara-cara memelihara ternak dan membudidayakan tanaman yang mengarah pada kemandirian ekonomi penyandang tunagrahita.

Penanggung Jawab Program Pengabdian Masyarakat Paguyuban KSE UGM di SABK Darma Putra Wulan Fatimah Rahman mengatakan, SABK Darma Putra dipilih sebagai lokasi pemberdayaan karena tempatnya yang terpencil dan menjadi tujuan banyak penyandang tunagrahita dan anak berkebutuhan khusus yang ingin mengenyam pendidikan.

Hal itu diakui Kepala Sekolah SABK Darma Putra Sutarti mengaku program pemberdayaan mahasiswa sangat membantu. ”Misalnya penanaman jahe merah. Kini pengajar di SABK Darma Putra turut membudidayakan jahe merah di rumahnya masing-masing,” tambahnya Diakui Wulan, mulanya cukup susah untuk mengajak penyandang tunagrahita bekerja sama. ”Karena kami belum tahu bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka,” katanya.

”Namun setelah melakukan beberapa pendekatan dan banyak diskusi dengan guru yang kompeten, kami sekarang lebih mudah untuk mengajak adek-adek bekerja sama. Kuncinya hanya satu, mereka harus diberi contoh terlebih dahulu,” tutur Wulan. Jumlah tenaga pengawas memang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan program-program KSE UGM.

“Salah satu akibat kurangnya pengawasan adalah kebocoran saluran biogas akibat keingin tahuan salah satu peserta didik di SABK ini sehingga biogas belum dapat beroperasi kembali,” tambahnya. Jumlah peserta didik yang kian bertambah, juga memberi tantangan tersendiri.

“Ke depannya kami akan membuat kantin untuk memberdayakan peserta didik yang telah lulus agar kebutuhan untuk hidup mandiri secara ekonomi tetap dapat terfasilitasi,” ujar Janu Herjanto, Ketua Paguyuban KSE UGM. Janu mengaku merasa beruntung dapat melaksanakan program tersebut di SABK Darma Putra.

“Melalui kegiatan ini, kami diajarkan agar tidak menjadi mahasiswa biasa, melainkan menjadi mahasiswa yang berguna untuk masyarakat. Semoga program ini bisa menjadi program mandiri, baik bagi pihak SABK Darma Putra maupun warga sekitar,” tambah Janu.

Claudia Carla Sonia
(bbg)
Berita Terkait
Jadi Senjata Pikat Cewek,...
Jadi Senjata Pikat Cewek, Ini Tips Mengasah Selera Humormu
Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu...
Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu Akan Selalu Kami Kenang
Tiga Jurnalis SINDO...
Tiga Jurnalis SINDO Raih Juara Lomba Tulis dan Foto Telkomsel
Telkom Indonesia dan...
Telkom Indonesia dan SINDO Makassar Perpanjang Kerjasama
HUT ke-16, Ini Link...
HUT ke-16, Ini Link Registrasi Webinar Koran Sindo: Tren Bank Digital dan Geliat UMKM Go International
Indonesiasentris & Pembangunan...
Indonesiasentris & Pembangunan Seluruh Rakyat Indonesia
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved