Konflik Golkar Akan Semakin Panjang

Jum'at, 03 April 2015 - 16:33 WIB
Konflik Golkar Akan...
Konflik Golkar Akan Semakin Panjang
A A A
JAKARTA - Putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menunda pemberlakukan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang mengesahkan Partai Golkar kubu Agung Laksono dinilai tidak mengejutkan.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Bakir Ihsan menilai sejak awal Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly tidak mengindahkan peringatan publik dalam menangani konflik Partai Golkar.

Menurut Bakir, pemerintah sebagai lembaga legalitas seharusnya menyerahkan mekanisme penyelesaian konflik Golkar ke internal partai.

Dia mengatakan, seharusnya pemerintah memberikan kesempatan kedua kubu menempuh prosedur hukum.

"Kalau masih dalam proses penyelesaian, Kemenkumham mengeluarkan SK pengesahan, kesan intervensinya sangat kelihatan," kata Bakir saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (3/4/2015).

Hukum yang ditempuh, kata Bakir, seperti membiarkan internal Golkar menyelesaikan melalui jalur pengadilan.

Menurut dia, terbitnya SK Menkumham yang mengesahkan kepengurusn kubu Agung Laksono terlalu prematur.

Bahkan, Pengajar Sosiologi Politik UIN ini khawatir, keluarnya putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta akan memperpanjang arena konflik di tubuh Partai Golkar. Sebab kedua kubu semakin mengklaim kepengurusannya yang paling sah.

"Keputusan PTUN dengan sendirinya akan memperpanjang konflik Golkar karena intervensi Kemenkumham yang prematur, mendahului proses hukum yang ditempuh oleh Ical dan kawan-kawan yang juga dijamin oleh undang-undang," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved