Bamsoet Peringatkan Jangan Ada Sok Jagoan di Golkar
Kamis, 02 April 2015 - 11:56 WIB
Bamsoet Peringatkan Jangan Ada Sok Jagoan di Golkar
A
A
A
JAKARTA - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta telah mengabulkan gugatan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical. PTUN dalam putusannnya menetapkan menunda pelaksanaan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) yeng mengesahkan kepengurusan Agung Laksono.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar kubu Ical di DPR, Bambang Soesatyo mengingatkan adanya putusan tersebut jangan lagi ada yang merasa seperti jagoan dalam konflik internal Partai Golkar.
Pada kesempatan itu dia juga mengajak kepada semua kader Partai Golkar untuk bersatu. "Tidak perlu lagi ada yang merasa sok jago," ujar pria yang biasa disapa Bamsoet itu di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2015).
Dia menegaskan, adanya putusan sela dari PTUN tersebut, maka kepengurusan Partai Golkar yang sah adalah hasil Musyawarah Nasional (Munas) Riau tahun 2009 dengan Ketua Umum Ical dan Idrus Marham sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) . "Semua kembali ke Munas Riau," tegasnya.
Baca: Tommy Soeharto Tegur Keras Yorrys
Baca: Jawaban Yorrys Ditegur Tommy Soeharto
Sekretaris Fraksi Partai Golkar kubu Ical di DPR, Bambang Soesatyo mengingatkan adanya putusan tersebut jangan lagi ada yang merasa seperti jagoan dalam konflik internal Partai Golkar.
Pada kesempatan itu dia juga mengajak kepada semua kader Partai Golkar untuk bersatu. "Tidak perlu lagi ada yang merasa sok jago," ujar pria yang biasa disapa Bamsoet itu di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2015).
Dia menegaskan, adanya putusan sela dari PTUN tersebut, maka kepengurusan Partai Golkar yang sah adalah hasil Musyawarah Nasional (Munas) Riau tahun 2009 dengan Ketua Umum Ical dan Idrus Marham sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) . "Semua kembali ke Munas Riau," tegasnya.
Baca: Tommy Soeharto Tegur Keras Yorrys
Baca: Jawaban Yorrys Ditegur Tommy Soeharto
(kur)