Ruhut Klaim Gonjang-ganjing Demokrat Sudah Lewat
Rabu, 25 Maret 2015 - 15:52 WIB
Ruhut Klaim Gonjang-ganjing Demokrat Sudah Lewat
A
A
A
JAKARTA - Jelang Kongres Partai Demokrat dibayang-bayangi perpecahan. Sejumlah pendiri Demokrat menghendaki adanya calon ketua umum lain yang maju bersaing melawan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menanggapi hal itu, politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan partainya tidak akan mengalami konflik internal sebagaimana telah terjadi pada Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Menurut Ruhut, intrik internal di tubuh partai berlambang bintang ini telah dilalui sejak lima tahun lalu, saat Anas Urbaningrum terpilih menjadi ketua umum pada Kongres Demokrat 2010.
"Jadi, kami sudah duluan satu langkah dari semua partai, kenapa? Kan ramai seperti ini sudah lima tahun lalu, waktu Anas, Marzuki dan lainnya bersaing. Karena waku itu sepakat mau aklamasi," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (25/3/2015).
Menurut Ruhut, kehendak para pendiri Partai Demokrat yang menginginkan SBY tidak maju kembali pada kongres mendatang adalah tindakan yang tidak masuk akal.
Pasalnya lanjut Ruhut, selama dipimpin SBY justru Partai Demokrat mengalami perkembangan yang pesat.
"Jadi kalau ada pendiri partai mau aneh-aneh, saya hanya tertawa termehek-mehek. Demokrat besar karena SBY. Itu hanya kegenitan mereka biar diperhatikan," pungkasnya.
Menanggapi hal itu, politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan partainya tidak akan mengalami konflik internal sebagaimana telah terjadi pada Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Menurut Ruhut, intrik internal di tubuh partai berlambang bintang ini telah dilalui sejak lima tahun lalu, saat Anas Urbaningrum terpilih menjadi ketua umum pada Kongres Demokrat 2010.
"Jadi, kami sudah duluan satu langkah dari semua partai, kenapa? Kan ramai seperti ini sudah lima tahun lalu, waktu Anas, Marzuki dan lainnya bersaing. Karena waku itu sepakat mau aklamasi," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (25/3/2015).
Menurut Ruhut, kehendak para pendiri Partai Demokrat yang menginginkan SBY tidak maju kembali pada kongres mendatang adalah tindakan yang tidak masuk akal.
Pasalnya lanjut Ruhut, selama dipimpin SBY justru Partai Demokrat mengalami perkembangan yang pesat.
"Jadi kalau ada pendiri partai mau aneh-aneh, saya hanya tertawa termehek-mehek. Demokrat besar karena SBY. Itu hanya kegenitan mereka biar diperhatikan," pungkasnya.
(maf)