KMP Diminta Solid Menangkan Golkar Ical di PTUN
Selasa, 24 Maret 2015 - 11:49 WIB
KMP Diminta Solid Menangkan Golkar Ical di PTUN
A
A
A
JAKARTA - Kekuatan Partai Golkar dalam barisan partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) cukup signifikan. Maka itu, parpol di KMP harusnya solid mendukung Partai Golkar ketika diperlakukan semena-mena oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly.
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UNI) Syarief Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, salah satu upaya dukungan yang bisa diberikan KMP adalah solid memenangkan gugatan Partai Golkar Kepengurusan Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
"Sehingga bisa membatalkan pengesahan kepengurusan Agung," ujar Pangi dalam perbincangannya dengan Sindonews melalui sambungan telepon, Selasa (24/3/2015).
Dia menilai, sikap tidak adil Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly dengan mengesahkan Partai Golkar kepengurusan Agung Laksono telah menghilangkan roh perjuangan parpol KMP. Menurutnya, parpol di KMP harus terus mendorong Partai Golkar kepengurusan Ical tetap pada posisi kritis terhadap Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
"Sembari membulatkan dukungan hak angket di parlemen guna melakukan penyelidikan terkait dugaan intervensi dan dan kejanggalan putusan yang dilakukan Yasonna," tandasnya.
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UNI) Syarief Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, salah satu upaya dukungan yang bisa diberikan KMP adalah solid memenangkan gugatan Partai Golkar Kepengurusan Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
"Sehingga bisa membatalkan pengesahan kepengurusan Agung," ujar Pangi dalam perbincangannya dengan Sindonews melalui sambungan telepon, Selasa (24/3/2015).
Dia menilai, sikap tidak adil Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly dengan mengesahkan Partai Golkar kepengurusan Agung Laksono telah menghilangkan roh perjuangan parpol KMP. Menurutnya, parpol di KMP harus terus mendorong Partai Golkar kepengurusan Ical tetap pada posisi kritis terhadap Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
"Sembari membulatkan dukungan hak angket di parlemen guna melakukan penyelidikan terkait dugaan intervensi dan dan kejanggalan putusan yang dilakukan Yasonna," tandasnya.
(kur)