Ini Formasi Golkar Kubu Agung Laksono di DPR

Jum'at, 20 Maret 2015 - 16:05 WIB
Ini Formasi Golkar Kubu...
Ini Formasi Golkar Kubu Agung Laksono di DPR
A A A
JAKARTA - Kubu Agung Laksono mengklaim banyak kader Golkar di DPR yang setuju dengan rencana perombakan fraksi Partai Golkar.

Bahkan kubu Agung mengklaim sebanyak 58 dari 91 orang anggota Fraksi Partai Golkar mendukung rencana tersebut.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Musyawarah Nasional (Munas) Ancol, Yorrys Raweyai menegaskan Menteri Hukum dan HAM (Menkunham) segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono.

Berdasarkan SK tersebut, Agung Cs akan merombak struktur Fraksi Golkar pada pembukaan masa sidang anggota DPR, Senin 23 Maret 2015. Yorrys yakin perombakan fraksi dan alat kelengkapan dewan (AKD) akan berjalan mulus.

"Fraksi DPR yang sudah menyatakan bersama-sama kita itu sampai kemarin sudah ada 58 dari 91 orang. Hari Minggu kita akan rapat lagi dengan mereka untuk penempatan-penempatan komisi dan alat-alat kelengkapan yang lain. Jadi Senin nanti biar efektif bekerja kan," tutur Yorrys di Jakarta, Jumat (20/3/2015) .

Yorrys menyebutkan sejumlah kader Golkar yang siap menempati sejumlah posisi ketua komisi dan alat kelengkapan Dewan (AKD) lainnya. (Baca: Kubu Agung Laksono Ngotot Rombak Fraksi Golkar)

Airlangga Hartarto disebut bakal menggantikan Rambe Kamarul Zaman sebagai Ketua Komisi II DPR.

Menurut Yorrys, posisi yang pasti diganti adalah Ketua Fraksi serta Sekretaris Fraksi yang akan diproyeksikan untuk Agus Gumiwang dan Fayakhun Andriadi.

Selain itu, posisi Ketua Badan Anggaran (Banggar) yang diduduki Ahmad Noor Supit juga diganti. Meutya Hafid akan didaulat ke pemimpin Komisi I DPR. Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) akan diduduki Dave Laksono.

Menurut Yorrys, perombakan anggota fraksi dan pemimpin komisi serta alat kelengkapan Dewan merupakan wewenang partai. Dia berharap pemimpin DPR tidak mempersulit langkah ini.

"Baca saja Undang-Undang MD3 (MPR, DPR, DPD, DPRD) itu. Pimpinan sifatnya menerima dan mencatat, menyampaikan di dalam forum paripurna. Kalau perubahan pimpinan komisi, AKD itu kan masalah perubahan kebijakan partai," tutur Yorrys.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved