Langkah Menkumham Soal Perpres Golkar Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2015 - 13:08 WIB
Langkah Menkumham Soal...
Langkah Menkumham Soal Perpres Golkar Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Pakar hukum tata negara Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf mengatakan, kepengurusan partai politik (parpol) cukup disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham).

Dia mengatakan, tidak mengerti jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) seperti yang disampaikan Menkumham Yasonna H Laoly, untuk mengesahkan kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono.

"Saya tidak tahu isi Perpres sebagai pengesahan apa, karena setahu saya kepengurusan parpol didaftarkan ke Kemenkumham, kemudian Menkumham memberikan keputusan kepengurusan baru," kata Asep kepada Sindonews, Rabu (18/3/2015).

Dia menuturkan selama ini kepengurusan parpol hanya disahkan oleh Kemenkumham, pasalnya hal itu juga sudah diakui oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Semua pihak termasuk KPU mengakui apa yang didaftarkan di Kemenkumham," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi akan menerbitkan Perpres tentang kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono.

Menkumham Yasonna menegaskan rencana penerbitan Perpres itu diketahuinya setelah dirinya melaporkan kepengurusan Partai Golkar yang dipimpin Agung kepada Jokowi.

"Perpresnya akan segera dikeluarkan oleh Presiden dalam waktu dekat. (Kepengurusan Golkar) Sudah dilaporkan kepada Presiden dalam rapat kabinet kemarin (Senin 16 Maret 2015)," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa 17 Maret.

Yasonna mengaku tidak masalah jika ada pihak yang menggugat Perpres pengesahan Partai Golkar. Bahkan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengaku siap untuk menghadapi.

"Silakan saja, kita akan layani. Kalau digugat kita layani, enggak apa-apa," tandas Yasonna.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved