Andai Kubu Ical Bisa Rangkul Mahkamah Partai Golkar
Rabu, 18 Maret 2015 - 11:42 WIB
Andai Kubu Ical Bisa Rangkul Mahkamah Partai Golkar
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly telah mengesahkan kepemimpinan Agung Laksono di Partai Golkar dengan mengambil hasil putusan Mahkamah Partai Golkar, sehingga putusan tersebut merugikan kubu Aburizal Bakrie (Ical).
Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai, kelemahan Ical adalah tidak mampu mengunci dan memunculkan empati serta loyalitas anggota Mahkamah Partai.
"Kalau kemarin Mahkamah Partai termasuk Muladi mencintai mati ARB (Ical), otomaticly Muladi akan konsisten membela dan mempertahankan keabsahan munas Bali versi ARB," ujar Pangi kepada Sindonews, Rabu (18/3/2015).
Pengamat politik dari Indo Strategi itu juga mengungkapkan, andai kubu Ical dapat merangkul anggota Mahkamah Partai Golkar dengan baik, kemungkinan akan membela dan memutuskan munas Ancol cacat atau ilegal.
"Ini tidak seperti itu, padahal publik tahu mana Munas betulan dan Munas yang buatan," tandas Pangi.
Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai, kelemahan Ical adalah tidak mampu mengunci dan memunculkan empati serta loyalitas anggota Mahkamah Partai.
"Kalau kemarin Mahkamah Partai termasuk Muladi mencintai mati ARB (Ical), otomaticly Muladi akan konsisten membela dan mempertahankan keabsahan munas Bali versi ARB," ujar Pangi kepada Sindonews, Rabu (18/3/2015).
Pengamat politik dari Indo Strategi itu juga mengungkapkan, andai kubu Ical dapat merangkul anggota Mahkamah Partai Golkar dengan baik, kemungkinan akan membela dan memutuskan munas Ancol cacat atau ilegal.
"Ini tidak seperti itu, padahal publik tahu mana Munas betulan dan Munas yang buatan," tandas Pangi.
(maf)