Politikus Ini Rindu dengan Golkar di Era Prabowo & Paloh
Sabtu, 14 Maret 2015 - 19:31 WIB
Politikus Ini Rindu dengan Golkar di Era Prabowo & Paloh
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Musyawarah Nasional Ancol, Yorrys Raweyai mengungkapkan, dirinya merasa sedih mendengar pernyataan senior Partai Golkar yang menyatakan kerinduan terhadap partai berlambang pohon beringin itu.
"Saat (saya) dengar ada statement dari senior-senior Golkar yang merasakan adanya romantisme terhadap Golkar, disitu saya sedih," ujar Yorrys usai mengisi diskusi Polemik Sindo Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2015).
Yang dimaksud Senior oleh Yorrys, yakni Prabowo Subianto, Surya Paloh dan Wiranto yang saat ini membentuk partai sendiri usai keluar dari Partai Golkar.
"Semoga senior-senior mantan politisi Golkar itu mampu mendukung penyelesaian konflik antara kubu Agung (Agung Laksono) dan Ical (Aburizal Bakrie) secara positif," tandasnya.
Seperti diketahui, Partai Golkar saat ini sedang dilanda konflik dengan adanya dua kubu diinternal partai itu, yakni kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono.
Konflik semakin memanas saat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyetujui kepemimpinan Agung Laksono.
"Saat (saya) dengar ada statement dari senior-senior Golkar yang merasakan adanya romantisme terhadap Golkar, disitu saya sedih," ujar Yorrys usai mengisi diskusi Polemik Sindo Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2015).
Yang dimaksud Senior oleh Yorrys, yakni Prabowo Subianto, Surya Paloh dan Wiranto yang saat ini membentuk partai sendiri usai keluar dari Partai Golkar.
"Semoga senior-senior mantan politisi Golkar itu mampu mendukung penyelesaian konflik antara kubu Agung (Agung Laksono) dan Ical (Aburizal Bakrie) secara positif," tandasnya.
Seperti diketahui, Partai Golkar saat ini sedang dilanda konflik dengan adanya dua kubu diinternal partai itu, yakni kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono.
Konflik semakin memanas saat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyetujui kepemimpinan Agung Laksono.
(maf)