Tren Positif Jokowi Terus Menurun

Sabtu, 07 Maret 2015 - 10:00 WIB
Tren Positif Jokowi...
Tren Positif Jokowi Terus Menurun
A A A
JAKARTA - Kontroversi yang terus bermunculan sepanjang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat persepsi positif masyarakat terhadap mantan Gubernur DKI Jakartatersebutterusmenurun.

Berdasarkan hasil penelitian Lembaga Pengkajian Teknologi dan Informasi (LPTI) Pelataran Mataram bekerja sama dengan Lembaga Monitoring Data dan Analisis Kampanye Media Sosial AirMob, diketahui sepanjang dua bulan terakhir (Januari-Februari 2015) citra positif Presiden mencapai titik terendah hingga 51%. Padahal di periode yang sama sejumlah kementerian yang berada di bawah naungannya justru mendapatkan apresiasi cukup baik dari masyarakat.

Citra positif ini dilihat persepsi pengguna media sosial. Peneliti LPTI Pelataran Mataram, Husen Anyari, mengatakan penurunan persepsi positif Jokowi dikarenakan banyak isu negatif yang muncul di sekitarnya. Contoh yang terhangat adalah konflik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) vs Polri yang belum tuntas.

“KPK vs Polri ini yang menyedot perhatian masyarakat cukup besar hingga 25%, selanjutnya ada isu status hukum Budi Gunawan (BG) yang mencapai 24% serta kasus yang menjerat Ketua KPK nonaktif Abraham Samad sebesar 13%,” ujar Husen saat memaparkan hasil penelitiannya di Jakarta kemarin. Meski demikian hal sebaliknya justru terjadi di beberapa kementerian kabinet kerja yang mendapat penilaian positif dari masyarakat.

Contohnya Kementerian ESDM yang mendapat 70% persepsipositifmasyarakat, diikuti Kementerian Dalam Negeri 69%, Kementerian Perhubungan 68%, Kementerian Kelautan dan Perikanan 64%. “Itu artinya gebrakan di beberapa kementerian dipersepsikan positif oleh publik, tetapi tidak terasosiasi sebagai citra keberhasilan Jokowi sebagai presiden,” jelas Husen.

Husen mengatakan, metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara menghimpun kata kunci yang berkaitan dengan nama Jokowi melalui akun media sosial baik Twitter, Facebook maupun media online .

Selama dua minggu mesin pencari akan mengumpulkan pembicaraan, komentar, dan status yang berkaitan dengan nama tersebut dengan isu yang menyertainya. Peneliti dari AirMob, Nurfahmi Budi Prasetyo, mengatakan tergerusnya persepsi positif Jokowi dikarenakan mulai munculnya kekecewaan publik atas janji-janji politik yang tidak kunjung terealisasi. Utamanya bagi para relawan yang dulu begitu setia mendukungnya sebagai calon presiden.

“Para relawan ini merasa kehilangan dua isu besar yang pernah dikampanyekan Jokowi, yakni Indonesia akan menjadi poros maritim serta program revolusi mental,” ucapnya.

Dian ramdhani
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco Puji Pemerintah Dengar Aspirasi Masyarakat
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved