Raih Untung dari Salju

Kamis, 05 Maret 2015 - 11:18 WIB
Raih Untung dari Salju
Raih Untung dari Salju
A A A
MENJADI pengusaha cukup dari halaman rumah dan memanfaatkan situasi sulit. Prinsip itu diterapkan Kyle Waring, warga Boston, Amerika Serikat (AS).

Pada saat banyak warga AS disibukkan dengan timbunan salju dan mengeluh dengan badai salju, Waring justru berpikir kreatif untuk menjualnya. Dikemas ke dalam botol dan diletakkan di kotak pendingin, salju itu dikirim kepada para pemesannya di wilayah yang tidak turun salju di AS. Waring menjamin bahwa salju itu tidak akan mencair.

Dia tidak melayani pemesanan di luar AS karena khawatir saljunya akan mencair ketika pengirimannya terlalu lama. “Paket salju itu akan sampai ke tujuan dalam 20 jam. Salju itu tidak akan meleleh karena dikemas dengan kertas timah,” kata Waring, dilansir Boston.com . Menyusul perkembangan penjualan salju semakin meningkat, Waring meluncurkan layanan bisnis penjualan salju melalui situs ShipSnowYo.com .

Harga jual salju itu cukup mahal. Satu botol salju dihargai USD19,99 (Rp259.000 ribu). Paket baru berisi 2,7 kg salju dijual hanya USD89 (Rp1,15 juta). Dia mengirim bongkahan salju ke orang-orang yang tinggal di wilayah lain di AS yang jarang turun salju. Waring mengklaim, salju yang dijualnya cukup unik. “Ini salju bersejarah, salju Boston. Ini kesempatan untuk memiliki sejarah, tapi juga untuk menolong menyelamatkan Kota Boston dari Snowmageddon 2015,” ungkap Waring.

Bukan hanya salju, Waring juga akan mengembangkan bisnisnya. Dia sedang memikirkan untuk melakukan usaha musiman lainnya seperti usaha pengiriman daun-daun yang telah jatuh dari pohon. “Aku terkejut tak ada yang memikirkan itu sebelumnya,” sebutnya.

Arvin
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved