Komisi III DPR Disarankan Panggil Wanita di Pusaran Samad
Rabu, 04 Februari 2015 - 16:46 WIB
Komisi III DPR Disarankan Panggil Wanita di Pusaran Samad
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah foto mirip Ketua KPK Abraham Samad beredar dengan beberapa wanita, salah satunya dengan wanita mirip Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira.
Anggota Komisi III DPR Ruhut Poltak Sitompul berharap komisi yang membidangi masalah hukum dan perundang-undangan ini mengundang para wanita yang fotonya bersama orang mirip Samad, termasuk Elvira.
Hal itu disampaikan Ruhut saat Komisi III menggelar rapat dengan Hasto Kristiyanto dan Zainal Tahir terkait pertemuan Samad dengan elite PDIP serta foto miripnya dengan salah seorang bernama yang diduga bernama Feriyana Lim.
"Bolehlah wanita yang di foto dan Miss Indonesia (Puteri Indonesia) itu kita mintai keterangan," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2015).
Kata Ruhut, keterangan dari saksi penting untuk dimintai penjelasan. Pasalnya, bisa memperjelas suatu persoalan, termasuk atas beredarnya foto mirip Samad dan Elvira.
"Kalau ada maling mengaku mengambil sepatu warna hitam, tetapi diketemukan warna putih. Dia bebas, itu pentingnya saksi," kata Ruhut.
Anggota Komisi III DPR Ruhut Poltak Sitompul berharap komisi yang membidangi masalah hukum dan perundang-undangan ini mengundang para wanita yang fotonya bersama orang mirip Samad, termasuk Elvira.
Hal itu disampaikan Ruhut saat Komisi III menggelar rapat dengan Hasto Kristiyanto dan Zainal Tahir terkait pertemuan Samad dengan elite PDIP serta foto miripnya dengan salah seorang bernama yang diduga bernama Feriyana Lim.
"Bolehlah wanita yang di foto dan Miss Indonesia (Puteri Indonesia) itu kita mintai keterangan," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2015).
Kata Ruhut, keterangan dari saksi penting untuk dimintai penjelasan. Pasalnya, bisa memperjelas suatu persoalan, termasuk atas beredarnya foto mirip Samad dan Elvira.
"Kalau ada maling mengaku mengambil sepatu warna hitam, tetapi diketemukan warna putih. Dia bebas, itu pentingnya saksi," kata Ruhut.
(maf)