Ahok Yakin Jokowi Punya Alasan Calonkan Budi Gunawan
Sabtu, 17 Januari 2015 - 03:04 WIB
Ahok Yakin Jokowi Punya Alasan Calonkan Budi Gunawan
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki alasan kuat dalam memilih Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kapolri.
Ahok yakin mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak mungkin mengambil keputusan yang salah.
"Dia enggak mungkin salah. Beliau kan instingnya bagus, tajam. Kalau enggak gitu, enggak bisa jadi Presiden dong," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat 16 Januari 2015.
Ahok yakin Jokowi memiliki alasan dalam memilih calon Kapolri. "Saya merasa bilang putusan beliau (Jokowi) pasti ada alasannya. Dia (Jokowi) lebih tahu untuk rakyat banyak keuntungannya apa. Orang salah paham saja, pikir macam-macam," tuturnya.
Pada Jumat 16 Januari 2015 kemarin, Jokowi datang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk memeriksa kesehatan giginya di Balai Kesehatan DKI Jakarta.
Kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta disambut oleh Ahok. Kendati begitu, Ahok tidak menanyakan kepada Jokowi soal Kapolri. "Saya enggak tanya soal itu (Kapolri) sih. Enggaklah ngapain tanya begituan," kata Ahok.
Ahok yakin mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak mungkin mengambil keputusan yang salah.
"Dia enggak mungkin salah. Beliau kan instingnya bagus, tajam. Kalau enggak gitu, enggak bisa jadi Presiden dong," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat 16 Januari 2015.
Ahok yakin Jokowi memiliki alasan dalam memilih calon Kapolri. "Saya merasa bilang putusan beliau (Jokowi) pasti ada alasannya. Dia (Jokowi) lebih tahu untuk rakyat banyak keuntungannya apa. Orang salah paham saja, pikir macam-macam," tuturnya.
Pada Jumat 16 Januari 2015 kemarin, Jokowi datang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk memeriksa kesehatan giginya di Balai Kesehatan DKI Jakarta.
Kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta disambut oleh Ahok. Kendati begitu, Ahok tidak menanyakan kepada Jokowi soal Kapolri. "Saya enggak tanya soal itu (Kapolri) sih. Enggaklah ngapain tanya begituan," kata Ahok.
(dam)