AirAsia Hilang, Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas
Minggu, 28 Desember 2014 - 19:18 WIB
AirAsia Hilang, Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas
A
A
A
SORONG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas terkait hilangnya pesawat milik AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura. Rapat terbatas itu merencanakan proses pencarian pesawat.
Usai rapat terbatas, Presiden Jokowi menyatakan pencarian pesawat akan dilakukan secara gabungan.
“Gabungan antar Kementerian, TNI, Polri, Basarnas, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla),”kata Presiden Jokowi di Sorong, Papua Barat, seperti dikutip dari situs setkab.go.id, Minggu (28/12/2014).
Selain itu, Presiden juga sudah menjalin komunikasi dengan pemerintah Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Inggris, terkait keberadaan warga negara asing di antara 155 penumpang pesawat AirAsia QZ8501.
Rapat terbatas dihadiri Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Panglima TNI Jendral Moeldoko, KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia, KSAL Laksamana Marsetio, Kapolri Jendral Sutarman, Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman.
Ikuti berita peristiwa hilangnya AirAsia QZ8501 di link ini
Usai rapat terbatas, Presiden Jokowi menyatakan pencarian pesawat akan dilakukan secara gabungan.
“Gabungan antar Kementerian, TNI, Polri, Basarnas, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla),”kata Presiden Jokowi di Sorong, Papua Barat, seperti dikutip dari situs setkab.go.id, Minggu (28/12/2014).
Selain itu, Presiden juga sudah menjalin komunikasi dengan pemerintah Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Inggris, terkait keberadaan warga negara asing di antara 155 penumpang pesawat AirAsia QZ8501.
Rapat terbatas dihadiri Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Panglima TNI Jendral Moeldoko, KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia, KSAL Laksamana Marsetio, Kapolri Jendral Sutarman, Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman.
Ikuti berita peristiwa hilangnya AirAsia QZ8501 di link ini
(hyk)