Jelang Islah, Golkar Kubu Ical Akan Puasa Bicara
Rabu, 24 Desember 2014 - 10:23 WIB
Jelang Islah, Golkar Kubu Ical Akan Puasa Bicara
A
A
A
JAKARTA - Sepuluh juru runding dari dua kubu Partai Golkar telah bertemu, mereka pun menelurkan sejumlah kesepakatan.
Adapun salah satunya ialah agar masing-masing pihak tak mengeluarkan pernyataan yang bisa menimbulkan ketegangan.
Mengomentari hal ini, Bendahara Umum Partai Golkar dari hasil Munas IX Bali Bambang Soesatyo menegaskan pihaknya setuju untuk menyepakati kesepakatan tersebut.
"Kami setuju, semua pihak harus menahan diri untuk tidak berkomentar yang dapat mengganggu proses perundingan," katanya melalui pesan tertulis kepada wartawan, Rabu (24/12/2014).
"Kami sendiri akan puasa bicara untuk menghormati para juru runding yang tengah bernegosiasi guna mencapai islah," sambungnya.
Dengan adanya kesepakatan melalui pertemuan juru runding, Bambang menegaskan tidak lagi perbedaan di Partai Golkar.
"Mulai saat ini tidak ada lagi politik burung onta, burung Garuda, Golkar hitam atau Golkar Putih," terangnya.
Anggota Komisi III ini pun berharap bulan Januari 2015 sebagai pertemuan selanjutnya bisa menghasilkan kesepakatan bersama, sehingga partai berlogo pohon beringin ini kembali bersatu.
"Saya berharap bulan Januari, paling lama Februari tahun depan Golkar sudah bersatu kembali tanpa ada hambatan. Dengan demikian dorongan untuk Munas rekonsilasi tidak diperlukan lagi," tuturnya.
Adapun salah satunya ialah agar masing-masing pihak tak mengeluarkan pernyataan yang bisa menimbulkan ketegangan.
Mengomentari hal ini, Bendahara Umum Partai Golkar dari hasil Munas IX Bali Bambang Soesatyo menegaskan pihaknya setuju untuk menyepakati kesepakatan tersebut.
"Kami setuju, semua pihak harus menahan diri untuk tidak berkomentar yang dapat mengganggu proses perundingan," katanya melalui pesan tertulis kepada wartawan, Rabu (24/12/2014).
"Kami sendiri akan puasa bicara untuk menghormati para juru runding yang tengah bernegosiasi guna mencapai islah," sambungnya.
Dengan adanya kesepakatan melalui pertemuan juru runding, Bambang menegaskan tidak lagi perbedaan di Partai Golkar.
"Mulai saat ini tidak ada lagi politik burung onta, burung Garuda, Golkar hitam atau Golkar Putih," terangnya.
Anggota Komisi III ini pun berharap bulan Januari 2015 sebagai pertemuan selanjutnya bisa menghasilkan kesepakatan bersama, sehingga partai berlogo pohon beringin ini kembali bersatu.
"Saya berharap bulan Januari, paling lama Februari tahun depan Golkar sudah bersatu kembali tanpa ada hambatan. Dengan demikian dorongan untuk Munas rekonsilasi tidak diperlukan lagi," tuturnya.
(dam)