Telusuri 3 Hakim MA, PPATK Tunggu Permintaan Lembaga Hukum Lain

Senin, 15 Desember 2014 - 21:33 WIB
Telusuri 3 Hakim MA,...
Telusuri 3 Hakim MA, PPATK Tunggu Permintaan Lembaga Hukum Lain
A A A
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengaku belum bisa menelusuri dugaan rekening mencurigakan milik tiga hakim Mahkamah Agung (MA) yang mengurus soal perkara perdata kepemilikan saham TPI.

Menurut Kepala PPATK M Yusuf, alasan PPATK belum menelusuri dugaan rekening mencurigakan tersebut, karena masih menunggu laporan permintaan dari lembaga hukum lain.

"Kalau ada laporan lembaga hukum lain," kata M Yusuf usai menjadi pembicara dalam rilis survei ICW tentang temuan dana kampanye Pemilu Presiden 2014, di Hotel Sari Pan Pacifik, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2014).

Meski belum menelusuri dugaan rekening mencurigakan itu, permintaan untuk menelusuri akan tetap dilakukan. "Iya (ditindaklajuti)," ujar Yusuf.

Sebelumnya, PT Berkah Karya Bersama meminta PPATK menelusuri dugaan rekening mencurigakan yang dimiliki tiga hakim MA. PT Berkah meminta PPATK menelusuri dugaan ada atau tidaknya rekening milik tiga hakim agung, diduga dari hasil pengurusan yang mengarah pada tindakan suap dalam perkara sengketa TPI.
(kri)
Berita Terkait
Jadwal Live Televisi...
Jadwal Live Televisi MNC Group Fase Grup Piala Eropa 2020
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi dan DKV MNC University Belajar Proses Produksi Program TV di MNC TV
PT Mitra Sahabat Sawerigading...
PT Mitra Sahabat Sawerigading Bayar Sewa Lahan TPI Balambang
MNC TV Apresiasi Kerja...
MNC TV Apresiasi Kerja Keras Tim di MNC Sport Competition
Cara Setting Parabola...
Cara Setting Parabola untuk Nonton TV Digital
Turnamen Tenis Meja...
Turnamen Tenis Meja MNC Sport Competition, MNC TV: Wadah Menjajal Skill
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved