Jokowi Ingatkan TKI di Mesir Berhati-hati
Minggu, 30 November 2014 - 22:02 WIB
Jokowi Ingatkan TKI di Mesir Berhati-hati
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berada di Mesir untuk berhati-hati. Pasalnya, perlindungan hukum di wilayah setempat terbilang sulit.
Hal itu disampaikan Jokowi saat video conference dengan sejumlah TKI dari beberapa negara seperti Malaysia, Hong Kong, Korea Selatan, Mesir, Brunei Darussalam, Taiwan, Singapura serta Arab Saudi.
"Saya titip yang di Mesir hati-hati karena memang perlindungan hukum yang ada itu tidak bisa kita berikan satu persatu," ujar Jokowi di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Minggu (30/11/2014).
Dengan adanya persoalan ini, Jokowi meminta agar TKI yang berada di Mesir bisa segera melaporkan pemerintah apabila mengalami persoalan hukum di negara tersebut.
"Kita berharap nantinya apabila ada masalah-masalah satu, dua, tiga segera disampaikan kepada kita."
"Sekali lagi di Mesir itu memang tanpa perlindungan hukum. Saya titip hati-hati, semuanya hati-hati," ucapnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun menyampaikan bahwa Mesir bukan negara penempatan untuk TKI sehingga kesulitan mengenai perlindungan hukum.
"Kita akan cari untuk menindak tegas oknum-oknum baik imigrasi, PJTKI. Karena menyangkut keselamatan WNI kita," pungkasnya.
Hal itu disampaikan Jokowi saat video conference dengan sejumlah TKI dari beberapa negara seperti Malaysia, Hong Kong, Korea Selatan, Mesir, Brunei Darussalam, Taiwan, Singapura serta Arab Saudi.
"Saya titip yang di Mesir hati-hati karena memang perlindungan hukum yang ada itu tidak bisa kita berikan satu persatu," ujar Jokowi di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Minggu (30/11/2014).
Dengan adanya persoalan ini, Jokowi meminta agar TKI yang berada di Mesir bisa segera melaporkan pemerintah apabila mengalami persoalan hukum di negara tersebut.
"Kita berharap nantinya apabila ada masalah-masalah satu, dua, tiga segera disampaikan kepada kita."
"Sekali lagi di Mesir itu memang tanpa perlindungan hukum. Saya titip hati-hati, semuanya hati-hati," ucapnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun menyampaikan bahwa Mesir bukan negara penempatan untuk TKI sehingga kesulitan mengenai perlindungan hukum.
"Kita akan cari untuk menindak tegas oknum-oknum baik imigrasi, PJTKI. Karena menyangkut keselamatan WNI kita," pungkasnya.
(hyk)