Jangan Ada Lagi WNI Ikut Wamil di Singapura
Senin, 17 November 2014 - 20:38 WIB
Jangan Ada Lagi WNI Ikut Wamil di Singapura
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri berharap tidak ada lagi warga negara Indonesia (WNI) yang mengikuti wajib militer atau wamil di Singapura.
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengaku telah memanggil Duta Besar Indonesia di Singapura untuk membicarakan masalah itu.
"Kita sudah menyampaikan concern (kepedulian) kita," ujar Retno di Halaman Istana Negara, Jakarta, Senin (17/11/2014).
Kemlu berharap pihak Singapura tidak mengikutsertakan WNI dalam program wamil. "Warga negara kita (harus) dibebaskan dari hal-hal tersebut," katanya.
Sebelumnya, dua WNI terpergok mengikuti kegiatan wajib militer (wamil) di Singapura. Mereka terpergok saat melakukan latihan gabungan antara tentara Singapura dan TNI yang bertajuk Safkar Indopura di Magelang, Jawa Tengah. (Baca: Dua WNI Ketahuan Ikut Wamil di Singapura)
Dua pria berinisial CHJ dan AJ itu ada dalam pasukan Angkatan Darat Singapura.TNI yang mengetahui hal itu langsung melarang keduanya mengikuti latihan gabungan tersebut.
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengaku telah memanggil Duta Besar Indonesia di Singapura untuk membicarakan masalah itu.
"Kita sudah menyampaikan concern (kepedulian) kita," ujar Retno di Halaman Istana Negara, Jakarta, Senin (17/11/2014).
Kemlu berharap pihak Singapura tidak mengikutsertakan WNI dalam program wamil. "Warga negara kita (harus) dibebaskan dari hal-hal tersebut," katanya.
Sebelumnya, dua WNI terpergok mengikuti kegiatan wajib militer (wamil) di Singapura. Mereka terpergok saat melakukan latihan gabungan antara tentara Singapura dan TNI yang bertajuk Safkar Indopura di Magelang, Jawa Tengah. (Baca: Dua WNI Ketahuan Ikut Wamil di Singapura)
Dua pria berinisial CHJ dan AJ itu ada dalam pasukan Angkatan Darat Singapura.TNI yang mengetahui hal itu langsung melarang keduanya mengikuti latihan gabungan tersebut.
(dam)