Alasan Pansel Pilih Orang Istana Jadi Kandidat Capim KPK

Kamis, 16 Oktober 2014 - 15:48 WIB
Alasan Pansel Pilih...
Alasan Pansel Pilih Orang Istana Jadi Kandidat Capim KPK
A A A
JAKARTA - Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri Sekretariat Kabinet (Seskab) Roby Arya Brata, merupakan kandidat calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2014-2019.

Selain Roby, satu orang kandidat lainnya adalah Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas. Ada pertimbangan pansel mengapa Roby terpilih sebagai salah satu calon pimpinan (Capim) KPK.

"Pak Roby ini jelas lama menggeluti hal-hal kaitan pencegahan korupsi," ujar Juru bicara pansel, Imam B Prasodjo, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Bahkan lanjut dia, Roby baru-baru ini menulis sebuah buku yang berkaitan dengan pencegahan korupsi.

"Harapannya kandidat ini bisa jadi pilihan dan usianya relatif muda, 49 tahun. Dengan pendidikan memadai dan track record-nya cukup baik," tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam menyeleksi para capim KPK, pihaknya tak memberikan nilai semacam rangking.

Imam pun membantah, ada pesanan dari satu pihak, sehingga Roby terpilih menjadi capim KPK.

"Saya pastikan bahwa sama sekali, SMS pun tak ada kaitan dengan hal ini. Dan banyak review sejak penilaian paper kompetensi," ungkapnya

Dirinya menambahkan, saat proses seleksi paper kompetensi, tiap kandidat tidak menyertakan nama masing-masing.

"Paper pada saat diuji independent reviewer, itu juga tidak ada nama mereka, kita hanya lihat hasil nilai kemudian kita bandingkan. Pak Roby konsisten, bukan hanya penilaian kualitatif tapi juga kuantitatif penilaian paper. Saya kira ini menjadi saksi semua tidak ada titip dan pesan-pesanan," imbuhnya.

Sekadar diketahui, dua nama capim KPK itu telah diserahkan pihak pansel kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini. Selanjutnya, SBY akan mengajukan dua nama itu kepada DPR untuk dipilih salah satu di antaranya.
(maf)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved