Kubu Jokowi Sebut Tak Relevan Jika DPKTb Jadi Masalah
Sabtu, 16 Agustus 2014 - 11:37 WIB
Kubu Jokowi Sebut Tak Relevan Jika DPKTb Jadi Masalah
A
A
A
JAKARTA - Tim advokasi presiden terpilih versi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK), tak sependapat apabila Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) memenangkan mereka.
Kuasa hukum Jokowi-JK, Taufik Basari menegaskan, sampai saat ini tidak diketahui suara DPKTb sekira 2,9 juta jatuh ke pasangan capres yang mana.
"Pemilih DPKTb ini juga tidak pernah (diketahui), ditujukkan oleh mereka ke pasangan mana atau nomor urut mana," kata Taufik dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (16/8/2014).
Ia juga mengaku, di beberapa wilayah yang diketahui memiliki jumlah DPKTb besar, pasangan Jokowi-JK justru tak meraih kemenangan. "Tidak relevan jika dikatakan pemenang nomor urut dua (dengan DPKTb)," terangnya.
Lanjut Taufik, jumlah DPKTb 2,9 juta berbeda jauh dengan selisih suara perolehan pilpres antara Jokowi dengan Prabowo Subianto. "Bahkan tidak sampai setengahnya juga," tuntasnya.
Kuasa hukum Jokowi-JK, Taufik Basari menegaskan, sampai saat ini tidak diketahui suara DPKTb sekira 2,9 juta jatuh ke pasangan capres yang mana.
"Pemilih DPKTb ini juga tidak pernah (diketahui), ditujukkan oleh mereka ke pasangan mana atau nomor urut mana," kata Taufik dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (16/8/2014).
Ia juga mengaku, di beberapa wilayah yang diketahui memiliki jumlah DPKTb besar, pasangan Jokowi-JK justru tak meraih kemenangan. "Tidak relevan jika dikatakan pemenang nomor urut dua (dengan DPKTb)," terangnya.
Lanjut Taufik, jumlah DPKTb 2,9 juta berbeda jauh dengan selisih suara perolehan pilpres antara Jokowi dengan Prabowo Subianto. "Bahkan tidak sampai setengahnya juga," tuntasnya.
(maf)