Saksi Ahli Sebut DPKTb Inkonstitusional

Jum'at, 15 Agustus 2014 - 14:08 WIB
Saksi Ahli Sebut DPKTb...
Saksi Ahli Sebut DPKTb Inkonstitusional
A A A
JAKARTA - Penggunaan Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) dalam Pilpres 2014, dinilai inkonstitusional atau bertentangan dan pelanggaran konstitusi. Maka itu, penggunaan DPKTb dinilai tidak sah.

Hal demikian menurut Margarito Kamis, salah satu ahli yang dihadirkan kubu pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Margarito berpendapat, pemilih yang masuk dalam DPKTb tidak bisa dibenarkan.

"(Penggunaan) DPKTb tidak sah, karena tidak diatur dalam Undang-undang," ujar Margarito Kamis saat memberikan keterangan di sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2014, gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2014).

Sekadar informasi, DPKTb merupakan daftar pemilih bagi warga atau pemilih yang memiliki hak suara namun tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Mereka dapat menggunakan hak pilihnya pada hari H pemungutan suara dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor dan kartu keluarga.

Lebih lanjut Margarito mengatakan, apabila ada DPT, mengapa meski ada DPKTb. Jika KPU menyediakan DPKTb, menurut dia, tidak perlu lagi ada DPT.

"Asal orang itu Warga Negara Indonesia (bisa memilih). Karena itu saya berpendapat bahwa DPKTb adalah bertentangan dan pelanggaran konstitusi," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved