Sikap Prabowo Bukan Pengunduran Diri

Rabu, 23 Juli 2014 - 06:56 WIB
Sikap Prabowo Bukan...
Sikap Prabowo Bukan Pengunduran Diri
A A A
JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto menyatakan menolak pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) dan menarik diri dari rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf menilai langkah Prabowo bukan sebagai pengunduran diri "Saya nilai itu hanya walk out, bukan mengundurkan diri," ujarnya kepada Sindonews, Selasa 22 Juli 2014 malam.

Dia mengatakan, peserta pilpres dikatakan mengundurkan diri jika membuat pernyatan resmi pengunduran diri dan disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Jadi Prabowo masih menjadi peserta pilpres," tandasnya.

Mengacu perundang-undangan, kata dia, Prabowo-Hatta bisa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dalam waktu tiga hari setelah pengumuman rekapitulasi suara pilpres. "Fase gugatan selama 3x24 jam," kata Asep.

Menurut dia, jika Prabowo-Hatta memiliki bukti dan saksi tentang kecurangan pilpres, sebaiknya mengajukan gugatan ke MK. Melalui gugatan ke MK, kata dia, Prabowo bisa menunjukkan bukti beserta argumentasi tentang kecurangan.

"Tinggal dilihat apakah bukti itu signifikan mempengaruhi hasil pilpres atau tidak," tandasnya

Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai Prabowo tidak dapat dikenakan ancaman pidana karena menarik diri dari rekapitulasi suara. "Enggak lah kan (Prabowo) menarik setelah pencoblosan," katanya kepada Sindonews, Selasa 22 Juli 2014.

Dia menilai penetapan rekapitulasi suara pilpres tetap sah. Sebab keabsahan tidak ditentukan oleh kehadiran peserta. Tetapi ditentukan oleh KPU. "Jika ada keberatan, bisa diadukan ke MK selama 3x24 jam," katanya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon juga menegaskan Prabowo-Hatta tidak mundur dari pencalonan. "Tapi menarik diri dari proses penetapan rekapitulasi suara yang dilaksanakan KPU," katanya pada jumpa pers di Apartemen Bellagio Mansion, Jakarta, Rabu (23/7/2014).
(dam)
Berita Terkait
Toshiba Tarik Diri Sepenuhnya...
Toshiba Tarik Diri Sepenuhnya dari Pasar Notebook
Pasukan Gabungan CSTO...
Pasukan Gabungan CSTO Mulai Tarik Diri dari Kazakhstan
Apple Umumkan Tarik...
Apple Umumkan Tarik Diri dari Industri Kacamata Pintar
Bela Penarikan Pasukan,...
Bela Penarikan Pasukan, Blinken: Ancaman Sudah 'Keluar' dari Afghanistan
Tyson Fury Tarik Diri...
Tyson Fury Tarik Diri dari Pertarungan Lawan Oleksandr Usyk!
Taliban Serukan Presiden...
Taliban Serukan Presiden Afghanistan Digulingkan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved