Polri Antisipasi Massa dari Luar Jakarta
Senin, 21 Juli 2014 - 15:10 WIB
Polri Antisipasi Massa dari Luar Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Untuk mengantisipasi masuknya massa dari wilayah luar Jakarta terkait rekapitulasi penghitungan pilpres. Pihak kepolisian akan melakukan penutupan di beberapa titik yang menjadi pintu masuk ke Ibu Kota.
Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan rencana kontijensi sampai penutupan Jakarta. "Sudah kita siapkan semuanya untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan," kata Sutarman di Jakarta, Senin (21/7/2014).
Pihaknya akan melakukan penyekatan di wilayah perbatasan Polda Jawa Barat-Polda Metro Jaya dan Polda Banten-Polda Metro Jaya. Menurutnya, untuk wilayah Banten ada tiga titik sedangkan Jawa Barat ada tujuh titik.
Pihaknya juga melarang massa pendukung yang berada di luar Jakarta untuk datang ke KPU. Di KPU, polisi sudah menyiapkan pengamanan berlapis.
"Kita lapis enam ring. Mulai ring satu di dalam KPU, kemudian di halaman dan di jalan-jalan menuju KPU dan di ring terakhir di titik-titik tertentu yang siap digerakkan, termasuk TNI di ring titik-titik tertentu yang siap dikerahkan," jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya siap melakukan pengamanan penuh untuk mengawal proses rekapitulasi hingga pengumuman presiden terpilih nanti. Polri sendiri mengerahkan total kekuatan 254 ribu personel yang disebar di Polda-Polda. "Seluruh pasukan kita siap, termasuk elite TNI juga sudah siap," lanjutnya.
Panglima TNI Jenderal (TNI) Moeldoko mengatakan, ia telah menyiapkan pasukan untuk insert dalam pengamanan di KPU untuk membantu Polri. "Panglimma TNI juga punya cadangan Kostrad, Kopassus, Marinir, Paskhas, semuanya pada posisi siap dan besok akan diapelkan di Mabes AD, jadi cukup memadai back up Polri," ujar Moeldoko di Polda Metro Jaya.
Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan rencana kontijensi sampai penutupan Jakarta. "Sudah kita siapkan semuanya untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan," kata Sutarman di Jakarta, Senin (21/7/2014).
Pihaknya akan melakukan penyekatan di wilayah perbatasan Polda Jawa Barat-Polda Metro Jaya dan Polda Banten-Polda Metro Jaya. Menurutnya, untuk wilayah Banten ada tiga titik sedangkan Jawa Barat ada tujuh titik.
Pihaknya juga melarang massa pendukung yang berada di luar Jakarta untuk datang ke KPU. Di KPU, polisi sudah menyiapkan pengamanan berlapis.
"Kita lapis enam ring. Mulai ring satu di dalam KPU, kemudian di halaman dan di jalan-jalan menuju KPU dan di ring terakhir di titik-titik tertentu yang siap digerakkan, termasuk TNI di ring titik-titik tertentu yang siap dikerahkan," jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya siap melakukan pengamanan penuh untuk mengawal proses rekapitulasi hingga pengumuman presiden terpilih nanti. Polri sendiri mengerahkan total kekuatan 254 ribu personel yang disebar di Polda-Polda. "Seluruh pasukan kita siap, termasuk elite TNI juga sudah siap," lanjutnya.
Panglima TNI Jenderal (TNI) Moeldoko mengatakan, ia telah menyiapkan pasukan untuk insert dalam pengamanan di KPU untuk membantu Polri. "Panglimma TNI juga punya cadangan Kostrad, Kopassus, Marinir, Paskhas, semuanya pada posisi siap dan besok akan diapelkan di Mabes AD, jadi cukup memadai back up Polri," ujar Moeldoko di Polda Metro Jaya.
(maf)