PKS Karawang Diserang, Anis Matta Sebut Ada Provokator
Sabtu, 05 Juli 2014 - 13:25 WIB
PKS Karawang Diserang, Anis Matta Sebut Ada Provokator
A
A
A
JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menegaskan, ada provokator di balik peristiwa penyerangan kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PKS Karawang oleh sekelompok massa, Jumat 4 Juli 2014.
"Saya kira ini lebih karena ada yang memprovokasi mereka," ujar Anis Matta di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/7/2014).
Sebab, menurut dia, persoalan pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Fahri Hamzah di media sosial, terlalu dibesar-besarkan. "Kalau substansinya saya kira tidak, ini terlalu dibesar-besarkan," kata Anis.
Sekadar diketahui, Kantor DPD PKS Karawang diserbu sekelompok massa anak muda yang mengatasnamakan santri. Penyerbuan ini dilakukan pada pukul 11.30 WIB, sebelum pelaksanaan ibadah Salat Jumat.
Wasekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Mahfudz Siddiq menyampaikan, sekelompok pemuda itu juga melakukan perusakan terhadap barang-barang yang ada di DPD PKS tersebut.
Bahkan satu orang anggotanya bernama Samsul Fahry yang berada di sana ikut menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pemuda itu. Samsul mengalami luka memar di wajah, khususnya pada bagian mata.
"Saya kira ini lebih karena ada yang memprovokasi mereka," ujar Anis Matta di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/7/2014).
Sebab, menurut dia, persoalan pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Fahri Hamzah di media sosial, terlalu dibesar-besarkan. "Kalau substansinya saya kira tidak, ini terlalu dibesar-besarkan," kata Anis.
Sekadar diketahui, Kantor DPD PKS Karawang diserbu sekelompok massa anak muda yang mengatasnamakan santri. Penyerbuan ini dilakukan pada pukul 11.30 WIB, sebelum pelaksanaan ibadah Salat Jumat.
Wasekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Mahfudz Siddiq menyampaikan, sekelompok pemuda itu juga melakukan perusakan terhadap barang-barang yang ada di DPD PKS tersebut.
Bahkan satu orang anggotanya bernama Samsul Fahry yang berada di sana ikut menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pemuda itu. Samsul mengalami luka memar di wajah, khususnya pada bagian mata.
(maf)