Pendukung Kedua Capres Diminta Pertahankan Etika Damai

Kamis, 03 Juli 2014 - 18:42 WIB
Pendukung Kedua Capres...
Pendukung Kedua Capres Diminta Pertahankan Etika Damai
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Penasihat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Letnan Jenderal (Purn) Yusnus Yosfiah mengimbau kepada massa pendukung dua kubu capres dan cawapres tidak mudah terpancing untuk melakukan aksi protes berlebihan mengingat waktu pelaksanaan pilpres tinggal enam hari lagi.

Ia berharap, kejadian aksi demo massa ke TV One biro Yogyakarta dan di Kawasan Industri Pulo Gadung yang diwarnai aksi penyegelan serta pencoretan beberapa waktu lalu bisa dijadikan pembelajaran untuk bersikap lebih baik lagi.

"Jangan, jangan lah. Cukup itu aja. Seharusnya bisa komunikasi yang baik bukan main segel, corat-coret dengan kata-kata tidak sopan," ujar Yunus di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Kamis (3/7/2014).

Lebih lanjut, mantan Menteri Penerangan era Presiden BJ Habibie itu mengatakan pilpres yang merupakan pesta politik milik rakyat dan untuk rakyat jangan sampai dirusak oleh aksi segelintir pihak. Yunus pun menjamin pendukung Prabowo-Hatta tidak bakal membalas aksi protes berlebihan tersebut.

"Kalau beda pendapat harus disikapi dengan baik. Jangan pakai aksi demo, kekerasan yang justru jadi polemik," ujar dia.

Ia menjelaskan, masyarakat Indonesia yang multi etnis memang rawan konflik. Namun, karena faktor ini pula jangan sampai membuat masyarakat mudah dijadikan alat adu domba.

Dia pun berharap agar para elite politik juga bersikap dewasa tanpa melibatkan massa. "Yang penting bisa bersikap dingin, jangan mudah terprovokasi. Pertahankan etika damai," tuntasnya.
(kri)
Berita Terkait
Peringati Pembunuhan...
Peringati Pembunuhan Soleimani, Massa Serbu Bandara Baghdad
Massa Ratusan Orang...
Massa Ratusan Orang Serbu Masjid, Serang Jamaah Salat
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Massa Pendukung Trump...
Massa Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol, Situasi Chaos
Tentara Tembaki Demonstran,...
Tentara Tembaki Demonstran, Massa Serbu Rumah Dubes Nigeria
Drakor Serbu Tayangan...
Drakor Serbu Tayangan TV, Hospital Playlist Raih Rating Tertinggi
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved