KPU Diminta Lapisi Pengamanan Kotak Suara

Senin, 30 Juni 2014 - 14:21 WIB
KPU Diminta Lapisi Pengamanan...
KPU Diminta Lapisi Pengamanan Kotak Suara
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk mengamankan secara berlapis terhadap distribusi kotak suara untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Hal itu disampaikan oleh tim ahli dari Lembaga Kajian Politik Emrus Corner. Langkah ini penting dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan pada pada pilpres mendatang.

"Karenanya, Emrus Corner mengirimkan surat terbuka untuk KPU sebagai tanggungjawab moral mengajukan usulan mencegah kecurangan perjalanan rekapitulasi suara Pilpres 2014," ujar Direktur Emrus Corner, Emrus Sihombing dalam sebuah diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2014).

Dalam suratnya, Emrus menyampaikan beberapa solusi menjaga rekapitulasi dari kemungkinan praktik kecurangan. Pertama, dia menyarankan agar berita acara di tempat pemungutan suara dapat difoto.

"Lalu kirim melalui SMS atau MMS atau BlackBerry atau alat teknologi lain langsung ke KPU kabupaten, kota, provinsi dan pusat," katanya.

Dia juga meminta agar rangkap laporan tertulis hasil perhitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) dikirim oleh panitia pemungutan suara (PPS) dan saksi dari kedua pasangan calon presiden (capres) ke kelurahan, kecamatan, KPU kabupaten atau kota serta KPU provinsi dan pusat yang disertai pengawalan.

"Sedangkan kotak suara dikirim langsung dari TPS ke KPU kabupaten atau kota tanpa singgah atau bermalam di kelurahan atau desa dan kecamatan," pintanya.

Dia juga menyarankan agar pengiriman kotak suara dilakukan secara terpisah dengan berita acara di TPS. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya rekayasa isi kotak suara dan berita acara.

Tak hanya itu, kata dia, kotak suara tidak perlu dikirim ke kelurahan dan kecamatan. "Sebab di dua tempat ini rawan penyimpangan," kata dia.

Terakhir, Emrus menyarankan supaya kota suara dikunci untuk menjami isi di dalamnya. "Gembok kotak suara minimal ada tiga," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Distribusi Logistik...
Distribusi Logistik Pemilu di Wilayah Jakarta
Potret Perjuangan PPS...
Potret Perjuangan PPS dan Polisi Kawal Logistik Pemilu ke Pegunungan Maros
Logistik Pemilu 2024...
Logistik Pemilu 2024 Mulai di Distribukan
Pendistribusian Logistik...
Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 di Kepulauan Makassar
Gelombang Tinggi Hantam...
Gelombang Tinggi Hantam Kapal Pengangkut Logistik Pemilu di Perairan Wakatobi
Logistik Pemilu Ditemukan...
Logistik Pemilu Ditemukan Bawaslu Gunungsitoli di Gudang Ilegal dalam Kondisi Rusak
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
Komisioner KPU Dianggap...
Komisioner KPU Dianggap Boros Anggaran karena Tinggal di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved