Prabowo Ingin Pertahankan Indonesia Hingga Titik Darah Penghabisan
Minggu, 22 Juni 2014 - 20:13 WIB
Prabowo Ingin Pertahankan Indonesia Hingga Titik Darah Penghabisan
A
A
A
JAKARTA - Debat capres putaran ketiga yang digelar malam ini, Prabowo Subianto mendapat giliran pertama memaparkan visi misinya mengenai politik internasional dan ketahanan nasional.
Dalam visi misinya Prabowo Subianto akan mempertahankan dan memperjuangkan Indonesia hingga titik darah penghabisan. Karena keamanan kesejahteraan Indonesia tergantung dari bagaimana kita menjaga kekuatan keamanan nasional.
"Negara kita harus kuat, kita kuatkan sendi-sendi bangsa. Kita tidak ingin punya musuh. Seribu kawan terlalu sedikit, satu terlalu musuh banyak. Kita akan pertahankan sampai titik darah penghabisan," kata Prabowo di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/6/2014).
Menurutnya, bicara ketahanan nasional, mau tidak mau bicara tentang negara, dan mencari kemakmuran bersama. Karena politik luar negeri adalah cermin kondisi dalam negeri, maka tidak akan berarti kalau kekuatan dalam negeri kita lemah.
"Kita berada di benua besar, banyak negara yang tergantung di kondisi yang aman. Kita tidak boleh mengkhawatirkan kekuatan kita," tuturnya.
Inilah yang disebut Prabowo sebagai kunci politik nasional. Kalau rakyat kita sejahtera, ketahahan kita akan kuat. Ketahanan nasioanl, keamanan, terletak pada kemakmuran rakyat. "Tidak mungkin kita berada kemakmuran kalau rakyatnya miskin," tegasnya.
Dalam visi misinya Prabowo Subianto akan mempertahankan dan memperjuangkan Indonesia hingga titik darah penghabisan. Karena keamanan kesejahteraan Indonesia tergantung dari bagaimana kita menjaga kekuatan keamanan nasional.
"Negara kita harus kuat, kita kuatkan sendi-sendi bangsa. Kita tidak ingin punya musuh. Seribu kawan terlalu sedikit, satu terlalu musuh banyak. Kita akan pertahankan sampai titik darah penghabisan," kata Prabowo di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/6/2014).
Menurutnya, bicara ketahanan nasional, mau tidak mau bicara tentang negara, dan mencari kemakmuran bersama. Karena politik luar negeri adalah cermin kondisi dalam negeri, maka tidak akan berarti kalau kekuatan dalam negeri kita lemah.
"Kita berada di benua besar, banyak negara yang tergantung di kondisi yang aman. Kita tidak boleh mengkhawatirkan kekuatan kita," tuturnya.
Inilah yang disebut Prabowo sebagai kunci politik nasional. Kalau rakyat kita sejahtera, ketahahan kita akan kuat. Ketahanan nasioanl, keamanan, terletak pada kemakmuran rakyat. "Tidak mungkin kita berada kemakmuran kalau rakyatnya miskin," tegasnya.
(hyk)