KPU Pasrah Cuma Jadi Tempat Komplain
Kamis, 12 Juni 2014 - 16:09 WIB
KPU Pasrah Cuma Jadi Tempat Komplain
A
A
A
JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengadakan acara syukuran hari Jadi DKPP yang kedua. Dalam acara tersebut hadir Ketua Umum DKPP Jimly Asshiddiqie, Ketua KPU Husni Kamil Manik dan Ketua Bawaslu Muhammad.
Dalam pidato sambutan Husni, dia mengingatkan agar para jurnalis tidak melakukan wawancara kepada dirinya. Hal ini menjadi sebuah pertanyaan dari para wartawan yang hadir dalam acara tersebut.
"Saya bermohon puasa untuk tidak berstatement hari ini," ujar Husni di Kantor DKPP, Sarinah, Jakarta, Kamis (12/6/2014).
Husni berharap, agar pemilihan presiden (pilpres) berjalan lancar dan tidak ada satupun komisioner yang di adukan ke DKPP.
"Walaupun untuk pilpres ada tiga yang diadukan karena sudah di publikasi. Jarang-jarang orang yang diadukan, dikritik bisa tersenyum. KPU hadir memang untuk dikomplain dan didebat," ucapnya.
Husni membicarakan masalah terkait dugaan bocornya materi debat capres-cawapres oleh oknum komisioner KPU. Dia mengakui, pihaknya sudah mendiskusikan untuk tidak lagi makan di luar sampai pilpres selesai.
"Yang biasanya makan, kalau tahu ada makanan enak di kaki lima, kita pergi bersama-sama. Tapi untuk sementara waktu tidak bisa. Bisa jadi terpaksa untuk makan ada protokolernya, supaya tidak menjadi masalah," pungkasnya.
Dalam pidato sambutan Husni, dia mengingatkan agar para jurnalis tidak melakukan wawancara kepada dirinya. Hal ini menjadi sebuah pertanyaan dari para wartawan yang hadir dalam acara tersebut.
"Saya bermohon puasa untuk tidak berstatement hari ini," ujar Husni di Kantor DKPP, Sarinah, Jakarta, Kamis (12/6/2014).
Husni berharap, agar pemilihan presiden (pilpres) berjalan lancar dan tidak ada satupun komisioner yang di adukan ke DKPP.
"Walaupun untuk pilpres ada tiga yang diadukan karena sudah di publikasi. Jarang-jarang orang yang diadukan, dikritik bisa tersenyum. KPU hadir memang untuk dikomplain dan didebat," ucapnya.
Husni membicarakan masalah terkait dugaan bocornya materi debat capres-cawapres oleh oknum komisioner KPU. Dia mengakui, pihaknya sudah mendiskusikan untuk tidak lagi makan di luar sampai pilpres selesai.
"Yang biasanya makan, kalau tahu ada makanan enak di kaki lima, kita pergi bersama-sama. Tapi untuk sementara waktu tidak bisa. Bisa jadi terpaksa untuk makan ada protokolernya, supaya tidak menjadi masalah," pungkasnya.
(maf)