Kemensos Sebut Anggaran untuk Lansia Alami Penurunan

Minggu, 08 Juni 2014 - 14:56 WIB
Kemensos Sebut Anggaran...
Kemensos Sebut Anggaran untuk Lansia Alami Penurunan
A A A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mengalami penurunan anggaran untuk lansia. Dibandingkan 2013, jumlah anggaran mencapai Rp139 miliar. Sedangkan pada 2014 turun jadi Rp132 miliar.

Direktur Pelayanan Sosial Lanjut Usia Kemensos Tutik Hariyati menyatakan, jumlah anggran untuk lansia mengalami pemotongan sebanyak 32 persen.

Hal ini disebabkan adanya pemotongan anggaran belanja di sejumlah kementerian sebanyak Rp100 triliun, yang telah dituangkan dalam Inpers Nomor 4 Tahun 2014.

"Akibatnya berdampak pada bantuan lansia yang diberikan Kemensos sebesar Rp200 ribu per bulan kepada 26.500 lansia, yang tergolong tidak mampu dan terlantar," kata Tutik Hariyati, saat ditemui di Jakarta, Minggu (8/6/2014).

Biasanya, lanjut dia, bantuan asistensi ini diberikan setiap bulan dalam tiga tahap dalam satu tahun. Dengan Rp200 ribu perbulan, maka per orang lansia dalam satu tahap menerima Rp800 ribu untuk empat bulan.

"Akibat pemotongan, maka pemberian bantuan yang biasanya dilakukan dalam tiga tahap akan berkurang satu tahap untuk bulan September, Oktober, November, Desember," ucapnya.

Menurut dia, dana tersebut tidak mencukupi, maka akan diupayakan untuk menggunakan dana hibah. Dalam hal knk anggaran Kemensos hanya cukup membiayai sekitar 50 ribu lansia. Sedangkan jumlah lansia mencapai di Indonesia sekitar 23 juta orang.

"Sebanyak 10 persen dari jumlah lansia keseluruhan adalah lansia terlantar. Sedangkan lansia yang rawan terlantar adalah sebanyak 4.658.280.Mayoritas para lansia tersebar pada daerah- daerah pada seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," paparnya.

Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al Jufri membenarkan adanya penurunan anggaran semua kementerian dan lembaga. Dalam hal pemberian untuk lansia maka akan diupayakan untuk tetap diberikan dalam jumlah tetap. "Kita upayakan tidak ada pengurangan dalam pemberian bantuan pada lansia," katanya.

Kemensos akan melakukan penghematan anggaran mencapai 30 persen. Selain itu pengurangan yang ada akan diuapayakan dari dana UKS atau hibah dalam negeri. Tentunya Salim meyakin bahwa penurunan anggaran akan memengaruhi kinerja Kemensos.

"Tetap akan berjalan program-programnya, seperti PKH akan tetapi terwujud tapi yang biasanya dapat empat kali tetapi ini hanya dapat tiga kali dengan jumlah yang tetap," paparnya.
(maf)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Pemerintah Terus Pantau...
Pemerintah Terus Pantau Kondisi PPKS di BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan...
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan Hakim Buruk Bakal Untungkan Investor Asing
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan...
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jadi Solusi Masalah Sosial di Jakarta
Penghubung Pemangku...
Penghubung Pemangku Kebijakan dengan Perusahaan Demi Kesejahteraan Sosial
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved