Pemerintah susun inpres antikekerasan anak

Rabu, 14 Mei 2014 - 02:57 WIB
Pemerintah susun inpres...
Pemerintah susun inpres antikekerasan anak
A A A
Sindonews.com - Pemerintah segera menyusun instruksi presiden (inpres) terkait maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak. Rencanaya inpres tersebut terbit dalam waktu dekat, sebelum pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berakhir.

Ketua Umum MUI Din Syamsuddin mengatakan, inpres merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah. Saat ini kondisi akhlak bangsa dalam situasi darurat akibat meningkatnya penyimpangan perilaku seks, kekerasan terhadap anak, pembunuhan, peredaran narkoba, baik di sekolah, keluarga maupun masyarakat.

Inpers itu nantinya juga mengatur ganjaran hukuman bagi pelaku. Negara, kata Din, perlu melakukan langkah komprehensif. "Untuk itu kita membangun gerakan nasional perbaikan ahklak bangsa," kata Din di Gedung MUI, Selasa 13 Mei 2014.

"Di Islam ada namanya hukum qisas. Hukuman itu diberikan karena telah melakukan pelanggaran berat dengan menghabiskan nyawa. MUI diminta untuk memberikan masukan dalam segi hukuman dari sudut pandang Islam, secepatnya kita akan keluarkan fatwa tersebut," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Negara Pemberdayaan Perempaun dan Perlindungan Anak (Menag PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, inpres masih dalam rancangan, karena hal tersebut menjadi keinginan Presiden untuk segera dilakukan.

"Dalam waktu dekat akan keluar, ini sedang diusahakan. Karena hal ini menjadi instruksi langsung," tandas Linda saat ditemui di Kantor Kemenko Kesra, Selasa 13 Mei 2014.

Menurut dia, kasus kekerasan terhadap anak seperti fenomena gunung es. Untuk itu koordinasi terus dilakukan baik kepada pemerintah maupin pihak swasta.Selain inpres, kata Linda, revisi Undang-Undang tentang Perlindungan Anak juga terus diupayakan.
(dam)
Berita Terkait
Muhaimin Iskandar Tandatangani...
Muhaimin Iskandar Tandatangani Petisi Perlindungan Anak
PKB Soroti Perlindungan...
PKB Soroti Perlindungan dan Kasus Penculikan Anak
Gandeng Yacita, ChildFund...
Gandeng Yacita, ChildFund International di Indonesia Gelar Pertemuan Perlindungan Anak Nasional 2024
Diskusi Empat Pilar...
Diskusi Empat Pilar : Mendorong Keberpihakan Negara dalam Perlindungan Anak
Komdigi Undang Platform...
Komdigi Undang Platform Media Sosial Susun Regulasi Perlindungan Anak di Ruang Digital, Ini Langkahnya!
Soal Produk Bebas BPA,...
Soal Produk Bebas BPA, Komnas PA Desak Badan POM Buat Aturan
Berita Terkini
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved