Tak relevan bila SBY diperiksa Bawaslu

Rabu, 02 April 2014 - 12:07 WIB
Tak relevan bila SBY...
Tak relevan bila SBY diperiksa Bawaslu
A A A
Sindonews.com - Belum lama ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilaporkan oleh Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), atas dugaan penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.

Menurut Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, tidak relevan jika Presiden SBY nantinya diperiksa oleh Bawaslu.

"Tidak relevan, saya kira bisa dipahami, bahwa ada pengecualian bagi presiden karena ada hak-hak yang melekat," ujar Julian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Terlebih, kata dia, dalam kampanye SBY kerap menyampaikan bahwa pejabat negara tidak boleh menggunakan fasilitas negara. "Kecuali presiden di manapun dia berada," ungkapnya.

Dia pun membantah tuduhan dari Lima. "Tentu tidak bisa serta merta itu dikatakan penggunaan uang negara, posisi SBY sebagai Ketua umum tidak bisa lepas jadi presiden, negara punya kewajiban untuk mengamankan," kata Julian,

"Ada fasilitas kesehatan, hak-hak protokoler, ini amanat Undang-undang, bahwa negara melindungi presiden. Saya tidak bisa membayangkan presiden berjalan sendiri tanpa ada perangkat melekat," imbuhnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Presiden SBY dilaporkan ke Bawaslu, atas dugaan penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.

Lima sebagai pelapor menyatakan secara tegas, bahwa dalam Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD, disebutkan penggunaan pembiayaan pemilu bukan dari negara.

"Khususnya terkait pasal 129 ayat (1) dinyatakan dana kegiatan kampanye pemilu partai politik peserta pemilu menjadi tanggung jawab partai politik peserta pemilu," ucap Direktur Eksekutif Lima Ray Rangkuti di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat 28 Maret 2014.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
Datangi Polda Metro,...
Datangi Polda Metro, Farhat Abbas Ingin Lihat Langsung Roy Suryo Pakai Rompi Tahanan
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved