Polisi didesak jamin keselamatan PPL

Senin, 24 Maret 2014 - 17:01 WIB
Polisi didesak jamin...
Polisi didesak jamin keselamatan PPL
A A A
Sindonews.com - Ratusan anggota Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya mendesak pihak kepolisian untuk menjamin keselamatan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) dalam menjalankan tugas. Hal itu menyusul kejadian menimpa PPL di Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Saat itu salah satu PPL menjadi korban pemukulan oleh Tim Sukses dan calon incumbent DPRD setempat.

"Yang jelas pelakunya adalah tim sukses dari caleg incumbent di desa setempat. mereka telah melakukan pemukulan kepada petugas PPL saat menjalankan tugas," kata kata Ketua Panwaslu Surabaya, Wahyu Hariadi saat menyampaikan tuntutan di Mapolda Jatim, Senin (24/3/2014).

Ratusan Anggota Panwas ini mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas kasus premanisme ini.

Di tempat yang sama, Ketua Divisi Penegakan dan Advokasi Bawaslu Jawa Timur, Sri Sugeng Pujiatmiko senada dengan tuntutan yang disampaikan oleh ratusan anggota Panwas itu.

Menurutnya, aksi ini adalah bentuk solidaritas dari sesama anggota Panwas. Panwas adalah alat kelengkapan negara yang sudah diatur dalam undang-undang untuk mengawal proses Pemilu.

"Polisi sebagai pihak keamanan wajib menjamin keselamatan PPL. Ini sudah diatur dalam undang-undang no 15 Tahun 2011 dam UU nomer 8 tahun 2012," katanya.

"Kami meminta oknum peserta pemilu itu diusut tuntas karena melakukan tindak kekerasan" tambahnya.

Sri Sugeng juga menjelaskan, Bawaslu Jatim telah menerima laporan ada tiga kasus penganiayaan terhadap petugas Panwaslu. Laporan itu diterima sejak dimulainya kampanye terbuka pada 16 Maret lalu.

"Yang pertama kasus penganiayaan anggota PPL di Sumenep, kemudian di Kabupaten Lamongan yaitu kasus perusakan Kantor Panwaslu, dan di Surabaya yaitu rumah salah satu petugas digedor-gedor oleh tim sukses caleg saat malam hari," jelasnya
(lns)
Berita Terkait
Kabaharkam Polri Cek...
Kabaharkam Polri Cek Kesiapan Fungsi Sabhara Jajaran Polda Jateng
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Polda Jateng Kerahkan...
Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024
Polisi dan Massa Pendemo...
Polisi dan Massa Pendemo Terlibat Bentrok di KPUD Jaksel
Simulasi Pengamanan...
Simulasi Pengamanan Pemilu di Bandung
Gelar Pasukan, Kapolri...
Gelar Pasukan, Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu 2024
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved