Hanura ingatkan KPU & Bawaslu agar bersikap adil
Sabtu, 15 Maret 2014 - 23:00 WIB
Hanura ingatkan KPU & Bawaslu agar bersikap adil
A
A
A
Sindonews.com - Mulai hari besok partai politik (parpol) peserta pemilu boleh menggelar kampanye terbuka untuk menjaring suara jelang pencoblosan pada 9 April 2014.
Partai Hanura pun mengingatkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk selalu adil dalam menjalankan tahapan pemilu, termasuk saat kampanye nanti.
"Hanura mengajak kita semua pertama KPU (dan) Bawaslu berpikir adil dalam memimpin. Merumuskan kebijakan berbasis pengetahuan, ini sangat penting untuk kita," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura Dossy Iskandar Prasetyo di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).
Ia pun mendukung kegiatan sekaligus kesepakatan deklarasi kampanye berintegritas Pemilu 2014. Namun, langkah itu diharapkan bisa diwujudkan nyata saat kampanye nanti.
Partai Hanura, kata dia, siap untuk menjalankan kampanye damai dan tidak melakukan kecurangan di semua tahapan penyelenggaraan pemilu.
"Deklarasi berintegritas konsekuensi bersatunya ucapan dan tindakan, karena itu mari kita berkomitmen. Hanura menyerukan saatnya hati nurani memilih, gunakan hak (pilih) sesuai hati nurani," tuntasnya.
Partai Hanura pun mengingatkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk selalu adil dalam menjalankan tahapan pemilu, termasuk saat kampanye nanti.
"Hanura mengajak kita semua pertama KPU (dan) Bawaslu berpikir adil dalam memimpin. Merumuskan kebijakan berbasis pengetahuan, ini sangat penting untuk kita," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura Dossy Iskandar Prasetyo di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).
Ia pun mendukung kegiatan sekaligus kesepakatan deklarasi kampanye berintegritas Pemilu 2014. Namun, langkah itu diharapkan bisa diwujudkan nyata saat kampanye nanti.
Partai Hanura, kata dia, siap untuk menjalankan kampanye damai dan tidak melakukan kecurangan di semua tahapan penyelenggaraan pemilu.
"Deklarasi berintegritas konsekuensi bersatunya ucapan dan tindakan, karena itu mari kita berkomitmen. Hanura menyerukan saatnya hati nurani memilih, gunakan hak (pilih) sesuai hati nurani," tuntasnya.
(kri)